Jumat, 25 Mei 2012

Hanya Sahabat




Dalam derita ku menyendiri
Sakit...perih...tak pernah terperi
Sedangkan kau...tertawa
Gelak tawa dan canda yang selama ini ku rindu

Inginku bersamamu disini
Temani kesendirian dan kesakitanku
Tapi kita hanya sahabat
Yah...tidak pernah lebih

Lalu apa?
Adakah kau mendengar harapku di sana?
Ataukah kau sudah terlalu nyaman sebagai sahabat?
Inginku bertanya meski berkalang galau

Sungguh pun aku merasa cinta
Tak jua kau mengerti perasaan ini
Kita hanya sahabat kan?
Ya...hanya sahabat

By. enbenben


Advertisement

0 comments:

Posting Komentar