Minggu, 15 Juli 2012

puisi dan tips


Puisi Dan Tips - Saat menjalin hubungan spesial dengan seorang pria, pernahkah Anda bertanya-tanya kepada diri sendiri apakah kisah asmara yang Anda jalani itu berdasarkan cinta atau hanya nafsu semata? Ternyata jawaban tersebut tergantung dengan bagian otak yang Anda gunakan.

Seperti dilansir oleh Female First, studi tersebut dirilis dalam Journal of Sexual Medicine dan menganalisis 20 penelitian yang berbeda serta berkaitan dengan efek dari seks dan cinta. Penelitian yang dilakukan itu juga termasuk scan otak orang yang melihat gambar erotis, gambar dari orang-orang yang dicintainya, makanan dan pemicu kesenangan lainnya.

Menurut peneliti, nafsu itu dipicu bagian otak yang mengontrol perasaan menyenangkan, yang berhubungan dengan seks dan makanan. Akan tetapi, cinta dipicu bagian dari otak yang berkaitan dengan kebiasaan.

Para peneliti mengatakan bahwa ada dua bagian otak yang bertanggung jawab untuk melacak bagaimana hasrat seksual berkembang menjadi cinta, yaitu insula dan striatum.

Jim Pfaus Profesor Psikologi di Concordia University, Montreal yang juga sebagai penulis utama studi itu mengatakan, "Kami menandai hal yang berbeda dalam mencintai, hasrat seksual serta kecanduan. Namun, semuanya diproses di tempat yang sama."

Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak memperlakukan cinta sebagai kebiasaan yang telah terbentuk selama periode waktu yang panjang. Jadi, yang tadinya nafsu mungkin akan berubah menjadi cinta dan ditransfer menjadi bagian kebiasaan di otak. Pola yang sama terjadi ketika orang menjadi kecanduan terhadap obat. Sehingga, ungkapan kecanduan cinta ternyata benar-benar ada.

"Kebiasaan biasanya sesuatu yang buruk, tapi hal yang paling penting adalah otak yang menetapkannya. Perubahan dari gairah menjadi cinta adalah sebuah mekanisme bonding dalam sebuah hubungan," jelas Pfaus.

Pfaus pun percaya bahwa penelitian ini akan berfungsi sebagai landasan bagi penelitian lain. "Studi ini mengungkap evolusi yang bisa membantu memahami kecanduan, cinta dan sosial."

(eny/rma)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Cinta Sejati Atau Nafsu?

Kamis, 12 Juli 2012

BeritaAkurat.com


Puisi Dan Tips - Tidak selamanya cerita cinta berakhir bahagia. Perpisahan terkadang menjadi jalan yang diambil oleh salah satu pihak. Terkadang wanita yang memutuskan kekasihnya, namun banyak juga pria yang berinisiatif untuk putus duluan.

Diputuskan oleh kekasih tentu menyakitkan hati dan Anda bertanya-tanya alasan si dia mengakhiri hubungan. Dilansir dari Girl Love Style ini dia alasannya.

1. Menyukai Wanita Lain
Menyukai wanita lain atau telah berselingkuh membuat pria tidak ingin
lagi melanjutkan hubungannya dengan Anda. Sosok Anda telah tergantikan oleh si wanita tersebut. Si dia pun menjadi tidak nyaman lagi menjalin cinta dengan Anda. Putus menjadi jalan untuk membebaskannya bisa berhubungan dengan si wanita tersebut.

2. Kasar
Wanita yang kasar dalam berbicara maupun bersikap bisa membuat pria ilfil. Pria mengidolakan wanita yang lembut dalam bertutur kata dan sikap yang manis. Ketika dia tidak mendapatkan itu dari kekasihnya, maka bisa membuat pria memutuskan hubungannya.

3. Cemburuan
Pria tidak tahan menghadapai wanita yang cemburuan. Jika ke mana pun ia pergi akan diinterogasi dan dicurigai oleh si wanita, maka kebanyakan pria akan mengundurkan diri sebagai kekasih.

4. Manja
Zaman sekarang wanita yang mandiri akan terlihat seksi oleh pria. Sedangkan wanita manja akan dinilai pria sebagai gadis lemah yang hanya bisa merepotkan. Kemanjaan wanita akan dinilai buruk oleh pria dan membuatnya berpikir dua kali untuk meneruskan hubungannya.

5. Terlalu Banyak Aturan
Masih pacaran saja sudah diatur-atur. Itulah pemikiran pria pada wanita yang hobi ngatur. Selesai waktu kerja harus langsung pulang, tidak boleh bertemu teman atau dilarang melakukan hobi. Wanita yang terlalu memberlakukan banyak aturan tersebut bisa membuat pria tidak kuat menjalani hubungan asmara. Jika pada awal pacaran si pria nurut, belum tentu seterusnya. Pria pun akan berontak jika banyak larangan untuknya.

6. Bosan
Sudah pacaran bertahun-tahun dan hubungan mulai terasa hambar bisa membuat pria bosan pacaran. Keinginan untuk menjomblo pun ingin dilakoninya. Sehingga bosan pada si wanita dan hubungan asmaranya buat pria memutuskan jalinan percintaan.

(kik/rma)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Penyebab Pria Memutuskan Asmara dengan Wanita

Selasa, 10 Juli 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Menunggu adalah pekerjaan yang membosankan. Sama halnya dengan menunggu si dia untuk melamar Anda. Berbeda dengan wanita yang kebanyakan ingin cepat-cepat menikah, pria biasanya menunda untuk melangkah kejenjang pernikahan.

Perubahan status yang akan mempengaruhi keseluruhan hidupnya dan tidak adanya lagi comfort zone yang sama seperti dulu membuat pria menghindar dari komitmen jangka panjang. Dan peningkatan jumlah perceraian saat ini secara tidak langsung mempengaruhi pola pikir tentang pernikahan.

Mungkin banyak dari pria melihat bahwa pernikahan tidak akan berhasil menyatukan pasangan untuk selamanya. Namun dengan sikap-sikap Anda berikut ini dapat meyakinkannya untuk mau berkomitmen dengan Anda, seperti dilansir dari Future Scopes.

Menjadi Diri Sendiri
Kesalahan yang paling sering dilakukan para wanita adalah mengubah kepribadian untuk membuat pasangan mereka nyaman. Namun perlu diketahui bahwa pasangan menyukai Anda seperti yang dia ketahui pertama kali. Jika kekasih melihat perubahaan dalam diri Anda tentu akan menimbulkan pertanyaan yang membuatnya akan berhati-hati berkomitmen dengan Anda. Dia ingin menikahi Anda yang sama dengan yang dia kenal pertama kali.

Mandiri
Wanita yang lemah dan terlalu bergantung bisa membuat pria ragu untuk memutuskan menikahi wanita tersebut. Para pria pasti akan merasa lelah dan bosan menghadapi wanita yang tidak bisa memenuhi kebutuhannya sendiri. J

Menunjukkan Sisi Peduli Anda
Tidak hanya memerpertahankan pendapat saja, namun Anda pun harus memperlihatkan sisi kepedulian dalam diri. Ada teori yang menyebutkan bahwa banyak pria yang mencari wanita yang bisa merawat mereka. Bukan berarti hal itu membuat Anda benar-benar tunduk kepada si pria, tetapi buatlah dia mengerti bahwa Anda akan ada disampingnya ketika dia membutuhkan.

Menerima Apa Adanya
Ketakutan lain yang menghantui pria adalah Anda hanya akan memanfaatkannya saja sebagai alat mencapai tujuan. Buktikan kepadanya bahwa Anda benar-benar mencintai dia apa adanya. Dengan demikian dia akan yakin bahwa Anda memilih dia karena dirinya, sehingga dia akan lebih terbuka kepada Anda.

Menjaga Penampilan
Kesalahan wanita adalah berpenampilan cuek setelah berpacaran cukup lama. Padahal penampilan dan kebersihan tetap perlu dijaga. Kecantikan dan penampilan Anda menjadi nilai tambah baginya.

(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Sikap Wanita yang Membuat Pria Mau Berkomitmen



Puisi Dan Tips - Di awal pacaran wanita pasti 'jaim' alias jaga image depan kekasihnya. Mereka selalu tampil cantik, tidak pernah telat ketika janjian bertemu dan selalu mengatakan hal-hal manis. Namun seiring berjalannya hubungan, semua kebiasaan baik tersebut lenyap.

Mungkin karena sudah terlalu dekat dan mengenal satu sama lain, wanita menjadi 'terlalu apa adanya'. Namun hal itu bisa membuat hubungan jadi hambar. Lihatlah daftar kebiasaan buruk wanita ketika telah menjalin hubungan bertahun-tahun dengan pria.

1. Jarang Mengatakan 'I Love You'
I love you merupakan tiga kata sakti yang dapat merekatkan hubungan. Namun seiring berjalannya waktu, kata-kata tersebut sudah jarang diucapkan. Mungkin Anda berpikir pasangan sudah tahu perasaan Anda yang mencintainya, sehingga tidak perlu lagi diucapkan. Padahal mengatakan 'i love you' masih sangat penting. Itu merupakan pembuktian Anda masih memiliki perasaan yang sama seperti dulu.

2. Lupa Berterimakasih
Sekecil apapun bentuk pertolongannya kepada Anda, jangan lupa mengucapkan terima kasih. Semakin lama berpacaran, terkadang wanita sering menganggap bantuan yang si pria berikan merupakan kewajibannya sebagai kekasih, sehingga tidak perlu berterimakasih. Padahal ungkapan terima kasih Anda dapat menyenangkan hatinya karena menganggap dia telah berguna bagi Anda.

3. Kurang Menghargai
Biasanya kurang menghargai dalam hal-hal kecil, seperti ketika si dia menjemput di rumah, Anda belum siap karena masih merias diri atau sering kali datang telat saat memiliki janji dengannya. Padahal ketika awal pacaran dulu, setiap kali dia akan menjemput, Anda langsung buru-buru mempercantik diri karena tidak ingin si dia menunggu. Lalu mengapa kebiasaan baik itu hilang? Yuk, kita mulai lagi kebiasaan baik seperti di awal pacaran!

4. Tampil Terlalu Cuek
Menunjukkan sisi asli kita kepada kekasih memang baik, namun jangan juga terlalu cuek. Ketika si dia main ke rumah, Anda hanya pakai daster atau menggunakan baju tidur kesayangan yang telah bolong di bagian tertentu. Berbanding terbalik ketika di awal hubungan dulu, saat pacaran di rumah Anda tampil rapi. Bagaimanapun, tetap saja pria menyukai wanita yang rapi dan menjaga penampilannya. Tidak perlu juga menggunakan gaun pesta saat di rumah, cukup gunakan kaus dan celana santai yang kondisinya masih baik. Jangan lupa juga pakai sedikit parfum.

(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Kebiasaan Buruk Wanita yang Sudah Lama Berpacaran

Senin, 09 Juli 2012



Aku mengadu pada malam
Aku mengadu pada bintang
Akankah kau terangi hatinya
bisakah kau lupakan bayangan masa lalunya

Simpan sedihmu
Simpan kenanganmu
Perjalanan barumu kini bersamaku

Cemburu... ya aku cemburu
Cinta... ya aku cinta dan masih bersamamu
Entah sampai kapan aku bertahan

By. emailkosong1

BERTAHAN

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Setelah putus cinta, tentu Anda ingin bisa segera menyembuhkan patah hati. Melupakan kenangan indah dengan mantan kekasih memang tidak mudah, apalagi jika Anda ada di pihak yang diputuskan. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi patah hati dengan cepat. Simak tips berikut ini, seperti yang dilansir All Women Stalk.

1. Putuskan Kontak
Sama sekali tidak berkomunikasi dengan mantan memang sulit, terlebih lagi jika Anda masih mencintainya. Tapi ini adalah langkah pertama yang penting. Jika ingin sakit hati segera sembuh, Anda harus memutus semua bentuk komunikasi dengan mantan kekasih setidaknya untuk sementara waktu. Dengan tidak berbicara dengannya, Anda akan merasakan perbedaan yang besar.

2. Teriak dan Menangislah
Keluarkan semua perasaan Anda, tak perlu dipendam. Menangis jika sedih, teriaklah bila kesal. Jika memendam perasaan, berarti Anda tidak memberi kesempatan bagi diri sendiri untuk menata hati dan move on. Salah satu langkah untuk segera menyembuhkan patah hati adalah dengan memberi waktu untuk 'berduka', terutama jika hubungan asmara sudah terjalin lama.

3. Buat Daftar Kejelekan Mantan
Mungkin terdengar kekanak-kanakan, tapi cara ini bisa efektif. Buatlah daftar kejelekan mantan kekasih, mulai dari kebiasaannya yang selalu membentak ketika bertengkar, selalu telat datang saat janjian, suka berbohong, dan sebagainya. Secara tidak langsung, Anda jadi sadar kenapa tidak harus terus bersamanya dan membuat proses penyembuhan patah hati berlangsung lebih cepat.

4. Kumpul dengan Orang-orang Terdekat
Anda tak harus melalui masa-masa sulit ini sendirian. Ingat, Anda masih punya keluarga, sahabat dan teman-teman untuk membantu Anda melupakan si mantan dan menyembuhkan patah hati dengan segera. Ajak mereka hang out, makan-makan di restoran, karaoke, belanja, atau adakan sesi curhat dan ungkapkan semua rasa sakit hati. Bersama mereka, Anda akan lihat betapa waktu cepat sekali berlalu dan patah hati pun terlupakan.

5. Me Time
Keluar sejenak dari rutinitas harian. Ambil cuti beberapa hari, dan gunakan untuk memanjakan diri sendiri. Cari kegiatan yang paling Anda sukai, bisa dengan perawatan spa mewah atau liburan mini ke luar kota. Ketika Anda meluangkan waktu untuk fokus terhadap diri sendiri, Anda bisa lebih cepat menyembuhkan patah hati.

6. Hindari Teman-teman Mantan
Ketika ingin menyembuhkan patah hati, Anda harus menghindar dari segala hal yang mengingatkan Anda pada mantan termasuk teman-temannya. Bukan menyarankan untuk memutus tali silaturahmi, tapi hindari teman-teman mantan hanya untuk sementara waktu. Tak perlu datang jika mereka mengundang untuk kumpul atau cerita panjang lebar tentang kisah putusnya hubungan asmara kalian.

7. Coba Hobi Baru
Alihkan semua energi negatif dengan kegiatan yang positif, dan itu bisa dilakukan dengan mencoba hobi baru. Bisa dengan belajar melukis, memasak, membuat scrapbook, kursus clay-doll atau paper art. Mencoba sesuatu yang baru akan membuat Anda fokus dan cepat menyembuhkan patah hati.

(hst/eya)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Cara Instan untuk Sembuh dari Patah Hati

Minggu, 08 Juli 2012

puisi dan tips


Puisi Dan Tips - Mungkin Anda salah satu wanita yang senang update status tentang kegiatan sehari-hari melalui jejaring sosial, terutama aktivitas bersama kekasih. Namun, Anda perlu memperhatikan aturan pamer kemesraan di jejaring sosial. Untuk itu, ada baiknya Anda menyimak lima aturan berikut ketika 'pacaran' di Facebook atau Twitter seperti yang dilansir dari She Knows.

1. Izin Terlebih Dahulu Sebelum Posting Nama si Dia
Jika Anda baru menjalin hubungan dengan seorang pria, lebih baik mintalah iin padanya jika ingin mencantumkan namanya dalam akun sosial. Hal itu dilakukan untuk menghormati dia sebagai pasangan Anda saat ini. Hindari langsung menulis namanya dalam postingan Anda, terlebih lagi bila ada emoticon 'kiss' atau lambang cinta lainnya.

2. Jangan Bertengkar di Jejaring Sosial
Facebook, Twitter, atau akun sosial lainnya bukanlah tempat untuk memamerkan masalah hubungan. Jangan mencurahkan betapa kesalnya Anda dengan pasangan, apalagi bila sampai 'mention' namanya.

Mengeluarkan unek-unek di sosial media hanya akan memperburuk keadaan. Jika ada perbuatan atau perkataan pasangan yang bikin Anda marah atau kesal, ungkapkan secara langsung daripada harus memperbarui status mengenai perselisihan.

3. Hindari Memuji Pasangan Secara Berlebihan
Anda memang sedang tergila-gila dengan pasangan sehingga sering mengupdate status tentang betapa hebatnya dia. Jangan lakukan itu berulang-ulang atau hanya terdengar seperti omong kosong. Jika Anda ingin menceritakan sifat baik pasangan, cukup katakan pada orang-orang terdekat Anda.

4. Jangan Upload Foto Romantis
Hal ini benar-benar tak perlu dilakukan. Percayalah bahwa teman-teman tidak ingin melihat 'kemesraan' Anda dengan pasangan. Mengupload foto mesra juga bisa menimbulkan masalah dikemudian hari, terutama ketika Anda dan pasangan tak lagi menjalin asmara.

(eya/eya)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com 

Ini Dia, Aturan Pamer Kemesraan di Facebook

Sabtu, 07 Juli 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Setelah putus, tak ada salahnya jika masih ingin menjalin pertemanan dengan mantan kekasih. Bagaimanapun juga, sang mantan adalah orang yang pernah sangat dekat dan berbagi kasih sayang, suka maupun duka dengan Anda. Tapi seringkali kedekatan antar mantan kekasih tidak murni karena hanya ingin berteman. Seperti dikutip dari Madame Noire, jika alasan berikut ini yang membuat Anda masih ingin dekat dengan mantan, sebaiknya lupakan saja karena hanya akan lebih menyakiti perasaan dan membuat Anda sulit move on.

1. Takut Merasa Kehilangan
Jika Anda masih terus berkomunikasi satu sama lain walaupun sudah putus berarti Anda tidak bisa jauh dengan si dia. Agar mantan tidak pergi menjauh, Anda menjalin persahabatan baik dengannya. Anda ingin dia tetap di sini dalam beberapa waktu karena takut kehilangannya. Namun, hal ini bisa membuat Anda tidak dapat move on dan kembali tersakiti suatu saat nanti.

2. Untuk Pembuktian
Terkadang, ego yang tinggi membuat Anda membiarkan mantan yang pernah menyakiti kembali hadir, bahkan menjalin persahabatan dengan si dia. Hal tersebut Anda lakukan karena ingin menunjukkan sesuatu, misalnya ingin memberitahukan mantan bahwa sekarang Anda adalah wanita yang kuat dan bisa hidup tanpa dia. Namun, dengan membiarkan mantan datang kembali ke dalam hidup Anda, berarti sama saja membolehkannya menyakiti hati Anda lagi. Jika Anda sudah benar-benar tidak peduli, Anda tidak akan pernah mengizinkan dia masuk kembali.

3. Mantan Masih Menginginkan Anda
Mungkin Anda sulit move on dari mantan tersayang. Seiring berjalannya waktu, Anda dapat melupakan perasaan itu karena sudah menemukan kekasih yang baru. Namun, suatu saat mantan datang kembali berusaha mendekati Anda. Anda pun malah menjalin persahabatan dengan si dia. Hal ini tidak adil bagi pasangan yang sekarang mendampingi walaupun perasaan Anda terhadap mantan sudah hilang. Sebaiknya, jaga jarak dengan mantan supaya tidak menyakiti hati pasangan.

4. Dia adalah Tipe Anda
Salah satu alasan wanita menjadikan mantan sebagai sahabat karena si dia merupakan tipe yang didambakannya. Mungkin faktor putusnya hubungan kalian karena dia ternyata pacar yang buruk dan tidak segan-segan menyakiti Anda. Setelah putus, ada beberapa pria yang pernah Anda kencani, tapi Anda merasa tidak ada yang lebih baik dari dia. Itu menyebabkan Anda menerimanya lagi ketika dia datang untuk meminta maaf serta ingin memperbaiki hubungan kalian. Kalau Anda mengizinkan dia kembali, cukup besar kemungkinan Anda akan terluka seperti dulu.

5. Saling Merasa 'Terikat'
Karena merasa 'terikat', Anda menjadikan dia teman terbaik setelah putus. Pada dasarnya, seorang sahabat akan merasa bahagia bila melihat sahabatnya bahagia, yang artinya Anda akan bahagia kalau dia bahagia dengan wanita lain. Namun, jika persahabatan yang kalian bangun karena faktor 'terikat' atau agar selalu bersama-sama, hal ini bisa menyakiti kalian ketika sudah mempunyai kekasih pengganti.

6. Berharap Bisa Pacaran Lagi
Mungkin hubungan berakhir karena kesalahan pasangan dan Anda ingin melihat dia berubah supaya bisa bersama kembali. Namun, Anda tidak benar-benar tahu perubahannya kalau tidak menjalin hubungan seperti dulu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda pikirkan ulang saat mau mengakhiri hubungan, bila sudah yakin, lebih baik jaga jarak dan berusaha untuk move on setelah putus.

(hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Jangan Berteman dengan Mantan Kekasih karena 6 Alasan Ini

Jumat, 06 Juli 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Mungkin Anda sudah membangun mimpi-mimpi tentang kehidupan asmara yang lebih serius dengannya, namun tiba-tiba si dia berubah dan memutuskan hubungan asmara. Ya, putus cinta merupakan tragedi hidup yang bisa membuat Anda sangat sedih dan merana.

Apalagi yang memutuskan hubungan adalah si pria, tentu kejadian tersebut bisa sangat melukai hati Anda. Diputuskan oleh pria, bisa membuat wanita menjadi tidak percaya diri setelahnya. Hal itu karena si wanita merasa tidak layak dan tidak diinginkan lagi. Untuk mengembalikan rasa percaya diri itu lagi, simak tipsnya berikut ini.

1. Hindari Kritik
Mendengar kritikan dari orang lain bisa membuat Anda semakin terpuruk pasca putus cinta. Jadi, sebaiknya jauhi sementara orang-orang yang kerap mengeritik orang lain.

2. Cerita Kepada Orang Terdekat
Menceritakan masalah Anda kepada orang-orang terdekat yang telah dipercaya dapat membantu Anda bersemangat lagi. Anda akan mendapatkan dukungan dan solusi hidup yang berguna.

3. Penampilan Baru
Mengubah penampilan bisa menjadi salah satu trik agar kepercayaan diri meningkat lagi. Ubahlah gaya rambut Anda, belilah beberapa baju baru dan datanglah ke spa untuk melakukan scrub dan relaksasi. Dengan begitu Anda seperti 'lahir' kembali dengan perubahan kecil tersebut.

4. Jangan Mengasihani Diri Sendiri
Sedih sudah pasti akan dirasakan, namun jangan mengasihani diri sendiri. Anda malah akan semakin tidak percaya diri dan sulit melanjutkan hidup jika memanjakan perasaan sedih dan merana.

5. Hindari Nonton Film Drama Sedih & Mendengarkan Lagu Melankolis
Menonton film dan mendengarkan lagi melankolis hanya akan membuat Anda semakin merana. Anda pun akan menyamakan diri Anda dengan si tokoh film atau si penyanyi tersebut, padahal kisah cinta Anda tidak seberlebihan dan tidak semenyedihkan itu, namun Anda menjadi terbawa suasana. Parahnya, Anda akan semakin tidak percaya diri.

(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Mengembalikan Kepercayaan Diri Setelah Diputuskan Kekasih

puisi dan tips


Puisi Dan Tips - Salah satu cara untuk meluluhkan hati pria adalah dengan menyajikannya masakan yang lezat. Tapi bila Anda ingin tahu kepribadiannya, ajaklah dia memasak bersama. Apakah dia kekasih yang cemburuan, protektif atau suka petualangan? Perhatikan saja caranya memasak dan bahan-bahan apa saja yang dipilihnya saat memasak.

1. Penyayang
Apakah si dia lebih suka memasukkan bahan-bahan nabati ke dalam masakan seperti sayur dan biji-bijian ketimbang daging? Jika ya, terlebih lagi bila dia penganut vegetarian, berarti dia tipe pria yang peduli akan kesehatan, lingkungan atau mungkin pecinta binatang. Jadi, Anda bisa mengharapkan pria seperti ini ramah, hangat dan pengertian. Tapi di sisi lain, dia juga tipe yang cerewet dan sangat spesifik. Trik menghadapi pria seperti ini, bersikaplah santai dan spontan namun tetap menjaga perkataan karena pria seperti ini sedikit sensitif.

2. Sadar Kesehatan
Apakah dia selalu menghitung jumlah kalori dari tiap bahan makanan yang dimasukkan ke dalam masakan? Pria ini adalah tipe yang sangat peduli dengan diet sehat, dan fokusnya adalah membuat makanan sehat sehingga dia bisa menikmati makanan tanpa rasa bersalah. Dari caranya memasak, bisa menandakan kalau dia punya kekhawatiran tentang pencitraan diri, atau mudah merasa tidak percaya diri. Maka Anda harus memberinya perhatian lebih. Jadilah pasangan yang menyemangati dan mendukung dengan tidak mengritik pola makannya.

3. Dominan
Dia mengatur pembagian tugas dalam memasak, dan biasanya, dia lebih suka dengan urusan panggang memanggang, ketimbang memotong bawang, menumis atau merebus bahan-bahan. Kenapa? Karena memanggang daging membuat pria terlihat maskulin. Ini berarti, kekasih atau teman kencan Anda cukup percaya diri dengan apa yang dia lakukan dan tidak mau meminta saran tentang apapun. Dari caranya membalik daging, mengoleskan bumbu marinasi dan menempatkan bahan-bahan di atas pemanggang, seolah ingin menunjukkan kalau 'Akulah yang memegang kontrol'. Namun di sisi lain, dia juga mengharapkan pujian jika apa yang dikerjakan hasilnya bagus.

4. Calon Pengayom yang Baik
Bukan sekadar memasak, tapi dia juga menyiapkan segala bahan dengan detail dan terlihat menikmati saat memasak. Dia mungkin tidak membuat makanan bernutrisi tinggi tapi makanan yang disajikan terasa lezat. Ini berarti dia mau melakukan usaha lebih untuk menyenangkan pasangan dan bisa dibilang, calong pengayom yang baik dalam keluarga. Ketika menemukan tipe pria seperti ini, penghargaan berupa pujian atau kecupan kecil di pipi sudah cukup untuk menyenangkannya.

5. Bebas
Tipe ini merupakan seseorang yang suka memasak tapi terlalu malas untuk memasukkan bahan-bahan ke masakannya sendiri. Dia adalah pria yang santai dan easy-going, meskipun peduli akan kandungan nutrisi dari makanan tapi dia lebih suka sesuatu yang praktis (membeli makanan dan kemasan atau dimasak instan). Pria seperti ini sangat terbuka dengan saran dan ide-ide baru.

6. Jiwa Petualang
Pria dengan jiwa petualang suka mencoba hal-hal baru, termasuk memasukkan bahan-bahan tak biasa ke dalam masakan. Dia suka mencoba resep bercitarasa eksotis yang pernah dicicipinya di restoran atau kafe. Tipe ini biasanya ekstrovert, berani keluar dari zona nyaman bahkan merengkuh bahaya. Saat dekat dengan pria ini, bersiap-siaplah untuk menemui berbagai kejutan dan pengalaman tak terduga.

(hst/hst)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Ingin Tahu Karakter Asli Pria? Ajak Dia Memasak!

Kamis, 05 Juli 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips -  Mengakhiri hubungan memang bukanlah hal yang mudah. Meskipun si dia sering menyakiti Anda dan hubungan asmara sudah sangat buruk, namun Anda masih berpikir untuk menyelematkan hubungan.

Apa yang membuat wanita kerap kali sulit memutuskan kekasihnya yang bad boy? Ini dia alasannya.

1. Takut Kesepian
Alasan yang paling sering didengar dari wanita adalah mereka takut kesepian bila menjomblo. Sehingga mereka tetap mempertahankan hubungan yang sudah tidak sehat tersebut. Perasaan takut sendiri tersebut karena Anda telah ketergantungan dengan si dia.

"Takut menjadi sendiri merupakan faktor yang membuat orang berada dalam hubungan yang buruk. Ini berarti Anda tidak bisa mengurus diri sendiri dan sudah bergantung pada seseorang," ujar Lauren Mackler, pakar percintaan.

2. Terbiasa Hidup Dalam Drama
Meski tidak menyadarinya terkadang ada orang yang sebenarnya suka hidup dalam drama. Meski hubungannya buruk namun mereka telah terbiasa dengan konflik. Sering terpikirkan untuk putus, namun itu hanya gretakan semata, agar si dia bisa memohon agar tidak diputuskan. Permohonan pria itulah yang terkadang dicari wanita sebagai pembuktian bahwa ia diinginkan.

3. Berpikir Tidak akan Ada Pria yang Lebih Baik
Banyak wanita yang berpikir tidak akan bisa mendapatkan pria yang lebih baik dari kekasihnya saat ini. Padahal sudah jelas-jelas si dia sering berlaku kasar, suka berbohong atau melupakan janji-janjinya. Psikolog dan ahli percintaan, Dennis Sugrue menjelaskan, wanita yang selalu memaklumi kelakuan buruk pria bisa terjadi karena kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tua. Sehingga dia terbiasa dengan perlakuan yang kurang baik. Pat Pearson, psikolog dan ahli percintaan menyarankan, wanita harus berani 'keluar' dan mencari kebahagiaan sendiri.

4. Yakin Bahwa Si Pria Akan Berubah
Terus berharap si dia akan berubah, rasanya hanya sia-sia saja. Jangan hanya membayangkan masa depan bersamanya ketika dia sudah berubah, tapi bayangkan juga perlakuannya nanti ketika dia tidak berubah. Ketika Anda sudah mengetahui dan mendapatkan gambaran apa yang akan terjadi nanti, maka pikiran Anda semakin terbuka dan bisa memikirkan hubungan yang layak atau tidak untuk dipertahankan.

5. Bertanggung Jawab Atas Si Dia
Banyak wanita yang merasa jika kekasihnya sangat membutuhkannya, sehingga merasa bahwa si pria adalah tanggung jawab si wanita. Sikap wanita yang 'keibuan' membuat mereka memperlakukan kekasihnya berlebihan. "Wanita cenderung berlebihan memperlakukan pria yang tidak memberikan timbal balik," ujar Pearson.

Pearson juga mengatakan, wanita juga memiliki kekhawatiran yang besar jika memutuskan kekasihnya. Mereka takut jika si dia akan beralih ke minuman keras, tidak bersemangat menjalani hidup bahkan bunuh diri. Padahal jalan hidup seseorang, mereka sendirilah yang menentukan. Jadi Anda juga perlu mementingkan kebahagiaan Anda sendiri.

6. Ingin Balas Dendam
Alasan lain mengapa wanita masih mempertahankan hubungan adalah, mereka ingin membals perbuatan si pria terhadapnya sebelum putus. Alih-alih ingin balas dendam, malah Anda yang semakin tersakiti olehnya. Daripada membalas sikap buruknya, sebaiknya tinggalkan dia dan lanjutkan kehidupan Anda. Balas dendam bukanlah solusi terbaik dalam menghadapi kekasih yang brengsek.

(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Mengapa Wanita Sulit Tinggalkan Kekasih yang Bad Boy?

Rabu, 04 Juli 2012

puisi dan tips


Puisi Dan Tips - Mendapatkan kekasih baru memang bukanlah hal mudah. Meski secara fisik Anda terlihat menarik dan memiliki pekerjaan yang cukup baik bukan berarti Anda bisa memiliki kekasih dengan gampang. Coba instropeksi diri, karena siapa tahu justru diri sendiri yang menghambat hubungan percintaan Anda. Inilah lima hal yang buat wanita tetap menjomblo.

1. Terlalu pemilih
Penyebab utama wanita tidak mempunyai pasangan adalah karena sifatnya yang terlalu pemilih. Biasanya mereka dengan mudah mencoret nama calon pasangan ketika mengetahui bahwa si dia memiliki kebiasaan buruk atau berpenampilan buruk. Setiap wanita memang perlu memiliki standarisasi pria yang akan dijadikan calon pacar, namun ingat harus tetap realistis, karena tidak ada manusia yang sempurna.

2. Banyak Berkhayal
Cerita romantis di drama Korea atau cerita fairy tale memang terlihat sangat nyata. Namun, itu semua hanyalah drama dan dongeng yang di dunia nyata belum tentu terjadi. Jika Anda hanya berkhayal akan mendapatkan pria layaknya cerita di cerita romantis seperti itu, membuat Anda menjadi 'buta' dan hanya akan mencari pria yang dikhayalkan. Pemikiran tidak realistis seperti itulah yang menghambat wanita untuk mendapatkan 'the real men' yang dapat membahagiakan Anda dengan caranya sendiri.

3. Kurang Bergaul
Kerja, kerja dan kerja! Itu mungkin moto hidup Anda. Padahal pekerjaan dan kehidupan bersosialisasi harus diseimbangkan. Bagaimana Anda bisa bertemu dengan orang lain atau pria baru kalau Anda hanya bekerja dan sering mengurung diri di rumah?

4. Kurang Percaya Diri
Jika Anda tidak percaya diri saat berjumpa dengan pria idaman, mungkin Anda tidak akan pernah bisa mendapat kesempatan untuk bersama dengannya. Dengan tidak bersikap percaya diri, maka akan sulit untuk menunjukkan siapa dan semenarik apa diri Anda.

5. Terlalu agresif
Bertindak terlalu agresif bisa menakuti pria. Bahkan jika Anda sudah yakin bahwa ia juga memiliki perasaan sama, jangan bertindak seolah-olah Anda sangat menyukainya. Bersikaplah 'jual mahal' dan biarkan ia yang mencari Anda, dengan begitu ia tidak akan pernah lari.

(kik/kik)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

5 Hal yang Buat Wanita Tetap Menjomblo

Puisi Dan Tips


Sejak nafas cinta kau tiupkan, dan menghujam jantungku.
Itulah awal bahagiaku.
Tertulis di wajah pagi,
dan kening senja..

Dan disetiap pagi,
Tulisan kebahagiaan itu menyusup embun tanpamu..
Hanya aku, ternyata.

Datang dan pergi.
Begitulah masa lalu membiruhitamkan tiap lembaran cerita.
Dan kamu berada diantaranya.
Ditempat rebahku kini, kamu berpelangi.
Selamat malam untukmu..
Entah untuk yang keberapa kali.
Yang pasti aku ingin selamanya denganmu.

sumber : Pelangi Dalam Senja

Selamat Malam, Untukmu..

Puisi Dan Tips


Sempat Tangis menghangatkan nafas rindu ku...
Buatku ini terbaik,
Saat kata berada d batas irama ...
Aku tersedu...

Jiwa mu di sini bersama denting ...
Tak pernah hilang sejak malam berganti...
Sampai derai mahligai kokoh,
Tetap ku ingin kau di ukiran hatiku ...

aku tak sampai termangu
Mengenang mu di hamparan matahari dan panas
Lebih terasa kau punya senyum
selembut purnama secantik pelangi...

4.23",
25des10

by. DecoDePanorazm

Malam untukmu

Puisi Dan Tips


Aku orangnya keras
hingga batu saja aku tantang

aku adalah seribu mimpi
di hamparan bintang
membelah langit
lalu terbang..terbang tinggi

aku adalah sebuah
kenyataan dalam hidup
bahwa sebuah harapan
tidak hanya bisa diraih dengan diharap saja

aku..aku..
aku hanya ingin terus berlari

by. codenumber7

Aku

Selasa, 03 Juli 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Perselingkuhan bisa dikatakan sebagai sebuah kejadian hidup yang menyakitkan hati. Namun, terkadang hubungan yang dijalani lebih penting dan Anda memilih untuk mempertahankannya.

Memang tidak mudah untuk menerima si dia yang telah bermain hati. Akan tetapi ketika Anda sudah memutuskan untuk menerimanya lagi, itu berarti Anda perlu mengembalikan kepercayaan untuknya lagi. Ini dia cara agar bisa kembali percaya dengan kekasih yang pernah ketahuan selingkuh.

1. Katakan Perasaan Anda
Anda harus mengatakan kepada kekasih bahwa Anda belum bisa mempercayai dia dengan utuh. Sehingga, ketika Anda mulai mencurigainya dia akan memahami sikap Anda tersebut. Katakan juga bahwa Anda akan sangat sedih dan kecewa jika ia ketahuan selingkuh lagi dan Anda harus mengatakan konsekuensinya jika ia kembali bermain hati.

2. Minta Ia Lebih Rajin Menghubungi Anda
Komunikasi sangat penting dalam hubungan asmara. Komunikasi semakin penting ketika Anda tidak mempercayainya, sehingga dengan membicarakannya Anda menjadi lebih jelas dan tidak berasumsi. Jadi, mintalah dia untuk lebih sering mengabari Anda untuk mengatakan sedang di mana si dia dan bersama siapa. Cara tersebut sangat efektif untuk menumbuhkan kepercayaan Anda kembali.

3. Luangkan Waktu Bersama
Meluangkan waktu untuk bersama lebih banyak juga dapat mendekatkan kembali hubungan yang sempat renggang. Anda bisa berlibur bersama atau lebih sering bertemu. Selain itu, jika biasanya di sering pergi sendiri ke acara kawinan atau nonton pertandingan olahraga, sesekali temani si dia. Dengan begitu, Anda akan mengenali teman-temannya dan akan tenang jika kekasih Anda bertemu dengan teman-temannya tersebut.

4. Perlahan-lahan Memaafkan dan Melupakan
Langsung melupakan dan memaafkan kekasih yang telah berselingkuh merupakan hal yang mustahil. Anda perlu waktu untuk mengatur perasaan dari awal lagi. Namun Anda harus berkomitmen untuk memaafkannya dan melupakan kejadian perselingkuhan tersebut. Lambat laun Anda pun bisa menerimanya.

5. Jangan Terus Mengungkit
Jadikan perselingkuhannya sebagai pelajaran untuk Anda dan kekasih. Terus mengungkit kesalahannya tidak akan menyelesaikan masalah dan malah menghalangi Anda untuk bisa percaya lagi. Untuk itu, jangan terus membahasnya dan menyeret kesalahannya di setiap argumen. Berhentilah terobsesi dengan kesalahan fatalnya tersebut. Anda harus bangkit dengan mengalihkan pikiran negatif menjadi positif. Caranya dengan menyibukkan diri dan melakukan kegiatan yang menyenangkan.

(kik/kik)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Bagaimana Mempercayai Kekasih yang Telah Berselingkuh?

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Pria pengangguran lebih sulit mendapatkan kekasih, meskipun dia memiliki wajah yang lebih tampan atau tubuh lebih atletis ketimbang pria berpenampilan 'standar' yang punya pekerjaan. Hal itu terungkap dalam sebuah survei yang dilakukan baru-baru ini.

Perusahaan jasa cari jodoh 'It's Just Lunch' menemukan bahwa wanita kini lebih tertarik untuk mengencani pria yang bekerja. Dari survei yang dilakukan kepada 925 wanita single, 75 persen di antaranya enggan berkencan dengan seseorang yang tidak punya pekerjaan. Hanya empat persen responden yang menjawab 'tentu saja' ketika ditanyakan apakah mereka bersedia kencan dengan pria pengangguran.

"Tidak punya pekerjaan tetap akan membuat pria lebih sulit mengencani wanita yang tidak terlalu mereka kenal," jelas Irene LaCota, juru bicara dari It's Just Lunch, seperti dikutip dari Huffington Post.

Menurut Irene, hal itu disebabkan karena punya pekerjaan merupakan sebuah tanda bahwa seorang pria terikat dengan sesuatu. Punya pekerjaan, bukan semata-mata karena pria ditakdirkan sebagai pencari nafkah dan tulang punggung keluarga tapi mengindikasikan seseorang yang aktif dan punya tujuan dalam hidup. Itulah yang dicari kebanyakan wanita dari pria, bukan sekadar penopang perekonomian keluarga.

Hasil survei ini memperkuat penemuan-penemuan sebelumnya, yang mengungkap bahwa wanita memang menginginkan pria yang punya sumber penghasilan. Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris pada 2011 menemukan, wanita sekarang ini lebih memerhatikan penghasilan dan tingkat pendidikan pria dibandingkan wanita di tahun 1940-an.

Studi lainnya yang dilakukan di Jerman menunjukkan, wanita kini lebih banyak memilih pria yang penghasilannya sama dengan mereka. Sekali lagi, alasannya bukan karena mereka ingin diperhatikan atau dimanjakan oleh gaji pasangannya.

Tapi dengan memiliki jumlah pendapatan yang sama diharapkan bisa menghindari konflik dalam hubungan asmara maupun rumah tangga. Alasannya, karena pria cenderung gelisah dan merasa tidak aman (dengan hubungannya) jika gaji mereka lebih kecil dibandingkan pasangan.

(hst/hst)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

75% Wanita Tolak Kencan dengan Pria Pengangguran

Senin, 02 Juli 2012

puisi dan tips


Puisi Dan Tips - Wanita lebih pandai mengekspresikan diri melalui kata-kata daripada pria. Oleh sebab itu, pria jarang mengungkapkan perasaan mereka secara langsung walaupun hanya bilang 'i love you'. Namun, wanita sering 'memaksa' pasangan untuk mengatakannya.

Agar tidak terjadi pertengkaran karena hal sepele seperti ini, ada baiknya Anda mengetahui alasan pria jarang mengungkapkan sayang. Simaklah lima alasan berikut yang dipaparkan Bold Sky.

1. Bukan Suatu Keharusan
Bagi Anda, pasangan begitu spesial sehingga Anda tidak pernah lupa mengucapkan 'i love you' sebelum berpisah. Jika terlalu sering, hal itu akan menjadi kebiasaan yang aneh. Mengungkapkan sayang bukanlah sebuah keharusan. Lebih baik cari momen yang tepat untuk berkata demikian supaya suasana semakin romantis.

2. Merasa Anda Sudah Tahu
Pria jarang mengungkapkan sayang karena merasa bahwa Anda sudah tahu akan hal itu dan tidak perlu diungkapkan terus-menerus. Hubungan yang langgeng tidak hanya sekadar mengatakan 'i love you' sepanjang waktu, tapi bagaimana membina hubungan agar makin baik ke depannya. Maka dari itu, jangan marah atau ngambek ketika dia jarang mengucapkan kata sayang.

3. Terdengar 'Palsu'
Kata-kata itu akan terdengar 'palsu' kalau Anda selalu mengatakan 'aku cinta kamu' sebelum tidur atau setiap ingin berpisah. Hal itu pula yang membuat pasangan jarang mengatakannya karena mereka tidak mau dicap sebagai pria perayu oleh kekasihnya.


4. Ingin Anda Merasa Lebih Bahagia
Ini juga salah satu alasan si dia mengapa hampir tidak pernah mengatakan cinta saat pacaran. Selain tidak ingin terdengar palsu, mengatakan 'i love you' di depan orang lain suatu waktu bisa membuat Anda lebih bahagia. Jangan hanya mendengar dari mulutnya saja, Anda perlu bukti apakah pasangan benar-benar mencintai Anda?

5. Ini Bukan Tugas atau Beban Anda
Bagi yang sedang menjalin hubungan asmara, tidak berarti pria yang selalu 'pertama' dalam melakukan berbagai hal. Begitu juga saat mengatakan cinta. Ketika seorang pria mengatakan 'aku mencintaimu' pasti Anda merasa sangat spesial, tapi bagaimana kalau ucapan itu berlaku setiap hari? Rasa tersebut bisa pudar dan menjadi hal yang biasa saja.

(eny/eny)

Redaksi: wolipop.com

Ini Alasan Pria Jarang Katakan 'I Love You' Saat Pacaran

puisi dan tips


Puisi Dan Tips - Menjadi pihak ketiga dalam hubungan asmara orang lain pasti tidak pernah diharapkan oleh setiap wanita. Namun terkadang wanita terjebak dalam cinta segitiga tersebut dan sulit untuk melepaskan diri.

Berawal dari ketidakseriusan, namun lama kelamaan menjadi perasaan cinta yang mendalam kepada pria yang telah memiliki kekasih atau istri. Jika Anda juga mengalami permasalahan cinta yang serupa, saran terbaik yang bisa diberi adalah stop menjadi selingkuhan, karena Anda hanya membuang waktu, yang sebenarnya bisa digunakan untuk mendapatkan pria yang lebih baik. Ini dia alasan Anda harus segera move on dari si dia yang telah memiliki pasangan.

1. Pikirkan Diri Anda
Apakah Anda mau terus-terusan menjadi prioritas yang ketiga atau keempat? Apakah Anda akan bisa terus bahagia dengan minimnya waktu yang diberikannya? Atau maukah Anda terus memikirkan bagaimana kemesraannya ketika ia bersama pasangannya? Sangat yakin, jawabannya tidak. Pikirkan tentang sakit hati yang akan Anda terima jika terus melanjutkan hubungan tersebut.

2. Pikirkan Kekasih atau Istrinya?
Bagaimana jika Anda yang bernasib seperti kekasih atau istrinya? Ketika suami atau pacar Anda selingkuh, pasti Anda akan sedih orang yang Anda cintai berselingkuh. Jadi, berhentilah untuk menyakiti orang lain.

3. Pikirkan Tentang Keluarga Anda
Tidak ada orangtua yang mau anaknya jadi selingkuhan, mereka pasti menginginkan si anak bisa hidup bahagia dengan pria yang mencintai anaknya dengan tulus. Ketika kekasih gelap Anda memiliki pasangan, tentu dia bukan orang yang tulus bisa mencintai Anda, karena hatinya telah terbagi.

4. Pikirkan Masa Depan
Sebagai wanita single yang belum bersuami, pasti banyak kesempatan yang datang pada Anda. Berilah kepada pria single lainnya yang memang pantas mencintai Anda. Jika Anda menunggu si dia putus atau cerai dengan pasangannya, itu bukanlah sesuatu yang pasti. Justru kebalikannya, Anda yang malah bisa diputuskan olehnya. Jadi, sebelum hubungan semakin jauh yakinkan diri untuk berhenti menjadi orang ketiga. Ini caranya:

Jangan Menghubunginya Lagi
Berhenti menghubunginya dan jauhilah dia. Sebaiknya Anda tidak perlu mengirim 'surat' terakhir bahwa Anda ingin putus darinya.

Jangan Tergoda untuk Membalas Pesan Singkat
Jangan pernah tergoda untuk mengangkat teleponnya atau membalas setiap pesan singkat yang ia berikan. Di sana mungkin ada kata-kata manis terselip, namun yakinlah semua itu hanya jurusnya untuk mengambil simpati Anda. Agar Anda tidak tergoda cara teraman adalah tidak membacanya.

Tidak ada Pertemuan Terakhir
Sebaiknya tidak ada pertemuan untuk mengucapkan selamat tinggal padanya. Ketika Anda bertemu lagi dengannya, Anda akan bimbang dan mulai tergoda untuk meneruskan hubungan.

Coba Benar-benar Move On
Sama seperti move on putus cinta lainnya, Anda harus menyibukkan diri agar tidak mengingat-ngingat si dia lagi. Lakukanlah hal-hal yang menyenangkan, seperti liburan, bertemu teman-teman dan melakukan hobi.

(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Cara Agar Berhenti Menjadi Orang Ketiga

Jumat, 29 Juni 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Setelah putus, banyak pria dan wanita yang masih menjalin kedekatan. Hal itu karena mereka belum terbiasa hidup masing-masing.

Ketika masih saling berhubungan, banyak orang yang merasa tenang dan sedikit-banyak berharap bisa kembali ke pelukan sang mantan. Namun yang kerap membuat galau adalah ketika memiliki harapan untuk bisa kembali kepada mantan, tiba-tiba ia malah menjauh. Apa alasannya?

Alasan terbesar pria menjauh dari mantan kekasihnya adalah ia memilih menjalani hidupnya sendiri alias move on. Banyak hal yang membut pria move on.

Pertama ia telah menemukan pengganti Anda, merasa lebih nyaman dengan teman-temannya atau hobinya atau dia sadar bahwa jika masih dekat dengan Anda hanya akan membuang-buang waktunya saja.

Kalau sudah begitu, tentu perasaan sedih, galau dan merana menjadi satu. Agar tidak larut dalam kondisi seperti itu, simak tipsnya berikut ini.

1. Bersikap Tenang
Kalaupun Anda sedih, jangan tunjukkan kepada mantan. Anda harus terlihat baik-baik saja setelah 'ditinggal' olehnya. Jangan meluapkan kekesalan Anda atau menunjukkan kegalauan lewat media sosial. Itu membuat pria merasa dikejar-kejar oleh fans, dan ia akan menikmati itu.

2. Menerima Kenyataan
Ingat, Anda sudah tidak memiliki kontrol lagi dari setiap tindakannya. Ketika dia memutuskan untuk menjauh, Anda tidak bisa marah padanya karena memang status kalian yang sudah putus. Daripada bertanya-tanya atau menyesali keadaan, sebaiknya terima kenyataan bahwa Anda dan pasangan memang telah mengakhiri hubungan. Masih dekat dengan mantan setelah putus bisa dikatakan 'move on' yang tertunda, jadi sewaktu-waktu Anda atau dia bisa saja saling meninggalkan.

3. Jangan Salahkan Diri Sendiri
Tidak ada gunanya menyalahkan diri karena hubungan telah benar-benar berakhir. Hubungan yang baik terjadi karena keduabelah pihak yang menjadikannya. Begitupula bila hubungan tersebut buruk, maka keduanya ikut andil dalam 'perpecahan'. Jadi, berhentilah menyalahkan diri sendiri dan menyesal dengan apa yang telah terjadi.

4. Tumpahkan Seluruh Perasaan
Anda harus mengeluarkan seluruh perasaan sedih, marah, tidak terima dan galau agar membuat perasaan lebih tenang. Ceritakan kegalauan Anda tersebut pada sahabat atau menuliskannya di diary. Namun ingat, jangan menuangkannya lewat media sosial seperti Twitter dan Facebook. Selain Anda terlihat lemah, itu bisa menunjukkan Anda sedang mencari-cari perhatian.

5. Mencari Pelarian
Ketika tahu dia telah move on, Anda pun harus melakukannya. Caranya dengan mencari pelarian. Mencari pelarian bukan hanya dekat dengan pria baru, tapi juga menyibukkan diri dengan melakukan hobi atau berkumpul dengan teman. Ketika pikiran Anda teralihkan dari sang mantan, maka Anda lebih cepat untuk bisa melanjutkan hidup.


(kik/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Agar Tidak Galau Karena Mantan Kekasih Tiba-tiba Menjauh



Puisi Dan Tips - Memacari pria yang memiliki sifat egois memang sebuah tantangan tersendiri. Seringkali kita dibuat kesal dengan sikapnya yang tidak mau mengalah dan hanya mementingkan diri sendiri.

Tanda-tanda pria egois adalah selalu membicarakan tentang dirinya, mimpi-mimpinya dan apa dia ingin diperlakukan dalam hubungan tanpa menanyakan Anda balik. Setiap tindakannya pun hanya yang berhubungan dengannya, tanpa memikirkan imbasnya untuk Anda.

Pria yang egois, juga kurang bisa mendengar kekasihnya dengan baik, karena biasanya mereka tidak suka dikritik atau dinasehati. Semua itu karena dia merasa benar. Anda pasti sering kesal dibuatnya. Inilah cara menghadapi kekasih yang egois.

1. Bicarakan Tentang Perasaan Anda
Dalam suasana yang santai, bicarakan perasaan Anda dengannya. Jelaskan bagaimana tindakannya dapat mempengaruhi Anda. Jika perlu, beri contoh atas sikapnya yang egois dan betapa itu menyakiti Anda.

2. Minta Dia untuk Berubah
Hubungan asmara akan berhasil jika keduanya bisa saling berkorban dengan melakukan perubahan-perubahan kecil. Dia mungkin berpikir bahwa tidak ada yang perlu diubah dari dirinya, dia juga menyangka bahwa hubungan akan berhasil sesuai dengan sikapnya, pada itu tidak benar. Katakan padanya, hubungan akan berhasil jika mau sedikit mengalah.

3. Tunjukkan Ketidakpedulian
Marah karena sikapnya yang egois tidak akan berdampak banyak baginya. Malahan, dia bisa merasa Anda berlebihan. Jika ia kembali bersikap egois, tunjukkanlah ketidakpedulian Anda. Misalnya, saat akan berkencan dan dia terlambat menjemput, tinggalkan dia dan tinggalkan pesan kepada orang rumah bahwa Anda telah pergi bersama teman Anda karena dia tidak datang. Dengan begitu, si dia merasakan ketidakpedulian Anda. Dengan begitu, dia lebih memahami bagaimana perasaan Adna Anda ketika dia bertindak egois. Ini akan membantunya lebih sensitif dengan Anda.

4. Jangan Selalu Sediakan Waktu Untuknya
Jangan biarkan Anda menjadi pilihan terakhirnya. Jika dia membatalkan kencan beberapa jam sebelumnya dan dia menjadwal ulang kencan. Katakan padanya bahwa Anda kecewa dan Anda tidak bisa melakukan kencan sesuai maunya. Tunjukkan bahwa Anda tidak 'mengemis' untuk bertemu dengannya.

5. Beri Pujian Jika Ia Mulai Berubah
Jika ada kemajuan darinya, berikan pujian dan ungkapkan perasaan senang Anda. Dengan begitu, dia merasa dihargai dan perubahan kecilnya bisa membuat kekasihnya lebih bahagia.

6. Memiliki Dunia Sendiri
Orang yang egois memiliki 'ruang' sendiri untuk dirinya. Anda pun harus melakukan itu, daripada berusaha untuk diperhatikan, sebaiknya singkirkan perasaan-perasaan galau dan bersosialisasi lah. Anda juga harus memiliki dunia sendiri, dengan berkumpul bersama teman, melakukan hobi atau kegiatan menyenangkan lainnya tanpa melibatkannya. Hal itu menunjukkan bahwa Anda merasa baik-baik saja tanpanya.

7. 'Break' Sementara Waktu
Setelah semua upaya Anda lakukan, tapi dia tidak juga berubah. Pertimbangkan untuk meninjau kembali hubungan Anda. Mintalah dia untuk mengambil waktu sendiri dan memikirkan sikapnya yang berdampak buruk pada hubungan. Dengan begitu, dia akan menghargai saat-saat bersama Anda. Jika memang sulit diubah dan Anda merasa lelah dengan hubungan tersebut, Anda pantas mendapatkan pria yang lebih baik.

(kik/eya)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Tips Menghadapi Kekasih yang Egois

puisi dan tips


Puisi Dan TIps - Tidak bisa dipungkiri saat ini cukup banyak pasangan yang menjalani hubungan asmara dengan perbedaan usia cukup jauh. Perbedaan usia dalam sebuah hubungan tidak bisa dibilang mudah untuk diatasi. Apakah Anda juga mengalaminya?

Perbedaan pola pikir serta stigma dari lingkungan karena terpaut usia yang cukup jauh terkadang menjadi kendala dalam hubungan. Kebimbangan pun kerap menghampiri karena Anda merasa tidak yakin dengan hubungan tersebut. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah dalam hubungan dengan pasangan yang jauh lebih tua dari Anda, dilansir dari All Women Stalk.

1. Jangan Terpaku Pada Usia
Usia hanyalah sebuah angka, kedewasaan seseorang tidak bisa diukur dari umurnya. Mungkin saja Anda berumur 21 sedangkan kekasih 30, tetapi itu tidak akan menjadi kendala yang berarti bila ada saling pengertian satu sama lain. Semua tergantung pada kepribadian Anda dan pasangan, bukan karena usia.

2. Sadar akan Perbedaan Usia
Tantangan berikutnya bagi Anda yang memiliki kekasih dengan perbedaan umur 10- 15 tahun adalah perbedaan generasi. Sekali lagi ini semua tergantung kepada kepribadian Anda berdua. Mungkin akan lebih mudah apabila pasangan mau mengenal dan mempelajari apa yang ada di generasi Anda, lebih sabarlah dalam mengajarkan kepadanya. Begitupun sebaliknya, Anda harus mau mengenal dan memperlajari budaya, nilai atau aturan yang ada di generasinya.

3. Cari Lebih Banyak Persamaan
Perbedaan umur yang jauh tidak berarti membuat semuanya berbeda. Anda memilih dia menjadi kekasih karena ada kecocokan. Walaupun persamaan itu tidak banyak, tapi berusahalah mencari apa saja yang Anda dan si dia suka, atau prinsip serta pandangan yang sama tentang sesuatu hal. Namun jangan juga terlalu fokus mencari persamaan karena hanya akan membuat stres. Adanya perbedaan juga bisa membuat jalinan asmara Anda lebih berwarna.

4. Temukan Alasan Anda Memilihnya
Jangan pernah berada dalam suatu hubungan dengan alasan yang salah. Alasan seperti karena dia kaya atau hanya karena merasa kasihan kepadanya hanya akan membuat Anda tidak bahagia pada akhirnya. Temukan alasan yang tepat, dan pastikan ada cinta di dalamnya.

5. Jangan Membedakan Hubungan 'Ini' dengan yang 'Lainnya'
Tentu dalam hubungan ada kekhususan masing-masing, tetapi hindarilah membedakannya karena perbedaan usia Anda dengan pasangan. Perlakukan si dia sama dengan ketika Anda memiliki pasangan yang seusia dulunya. Ini akan lebih memudahkan perjalanan kisah cinta Anda berdua.

6. Pastikan Hubungan Anda Kuat
Hal ini tidak hanya kepada pasangan yang berbeda usia saja, tetapi berlaku juga kepada pasangan yang seumur. Memastikan kedekatan dan hubungan emosional yang kuat akan membuat Anda merasa aman karena ada dia yang akan berada di samping untuk melewati segala masalah, terutama gosip tak sedap dari orang sekitar.

7. Minta Dukungan Keluarga dan Teman
Banyak sekali kontroversi mengenai kisah cinta beda usia, tetapi bukan berarti Anda dilarang untuk berhubungan dengan pria yang 10 tahun umurnya lebih tua. Mintalah keluarga dan teman untuk memahami hubungan kalian, dan buatlah mereka yakin bahwa ini bener-benar pilihan Anda.

8. Yakinkan Diri
Anda harus yakin terhadap hubungan yang dijalani. Apabila Anda menyukai pria yang lebih tua, jangan malu. Semua keputusan tentang siapa orang yang akan dipilih untuk saling berbagi cinta dan kasih sayang adalah hak Anda. Tak perlu menggubris omongan negatif dari orang lain yang tidak memahami hubungan kalian.

(hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

8 Tips Berpacaran dengan Pria yang Usianya Jauh Lebih Tua

Selasa, 26 Juni 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Pertama kali bertemu orang tua kekasih, pasti akan merasakan gugup. Hindari percakapan yang bisa membuat suasana tambah canggung. Cari topik sederhana yang bisa membuat Anda lebih akrab dengan orang tua si dia.

Untuk itu, ada beberapa hal yang tidak perlu dibicarakan kepada orang tuanya agar tidak menimbulkan kesan buruk. Apa saja? Simaklah enam percakapan 'terlarang', seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Pernikahan
Jangan membahas pernikahan ketika pertama bertemu orang tua si dia. Ingat, Anda baru saja memperkenalkan diri dan meminta izin untuk menjalin hubungan dengan sang kekasih. Daripada membicarakan pernikahan, sebaiknya dekatkan diri Anda dengan orang tua pasangan. Cari informasi mengenai hobi orang tuanya atau seputar kehidupan pasangan supaya obrolan semakin berkembang saat pertemuan-pertemuan selanjutnya.

2. Agama
Agama merupakan salah satu pembicaraan sensitif yang bisa menimbulkan masalah. Hindari membicarakan agama kalau ingin dekat dengan orang tua pasangan. Biarkan mereka tahu kepribadian Anda terlebih dahulu. Setelah beberpa kali bertemu dan sudah semakin akrab baru Anda boleh membahas seputar agama dengan mereka.

3. Kebijakan Keluarga Pasangan
Pada awal bertemu, Anda juga tidak perlu mendebatkan soal peraturan keluarga pasangan. Entah aturan rumah yang ketat atau bebas. Hal itu tidak penting dibahas agar tidak terkesan terlalu ingin tahu kehidupan pribadi mereka.

4. Cucu
Tidak penting membicarakan cucu saat mengobrol dengan orang tua si dia. Setiap orang tua pasti mengharapkan cucu dari buah hatinya. Namun, topik mengenai cucu pantas Anda perbincangkan ketika sudah menikah dengan pasangan. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari topik tersebut.

5. Mengomentari Rumah Pasangan
Jangan mengomentari rumah pasangan di hadapan orang tuanya kalau Anda belum dekat dengan mereka. Lebih baik cari bahasan umum yang bisa membuat mereka semakin terbuka dan senang dengan Anda. Sadarlah, Anda baru saja masuk ke dalam keluarga kekasih dan belum mengenal baik kepribadian orang tuanya. Berkomentar tentang cara mereka menata rumah, sama saja mencampuri urusan rumah tangga keluarga pasangan.

6. Pendapat Negatif tentang Suatu Hal
Saat baru pertama kali dikenalkan, jangan memberikan komentar yang negatif terhadap suatu hal. Kendalikan pikiran agar bisa positif. Anda belum mengerti kepribadian orang tua si dia. Maka dari itu, jaga citra diri sebaik mungkin supaya tidak menimbulkan kesan buruk di mata mereka.

(hst/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

6 Topik Terlarang untuk Dibicarakan dengan Orangtua Kekasih

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Setiap hubungan pasti memiliki masalah. Ada pasangan yang bisa menyelesaikan masalah mereka secara baik-baik, namun ada juga malah jadi bertengkar hebat.

Membicarakan sebuah masalah secara sehat memang bukanlah hal yang mudah, apalagi dalam keadaan emosional. Untuk itu simaklah tips berikut ini bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan kekasih tanpa harus bertengkar.

1. Fokus Pada Permasalahan
Anda dan pasangan harus fokus pada pokok permasalahan. Hindari membahas masalah-masalah terdahulu. Hal itulah yang memicu pertengkaran hebat.

2. Berhenti Berbicara Ketika Mulai Emosional
Ketika suasana mulai memanas, lebih baik berhentilah berbicara. Anda bisa mengambil jeda beberapa jam, lakukan hal lain terlebih dahulu. Penelitian telah membuktikan, semakin banyak waktu untuk sendiri maka Anda dan kekasih bisa sama-sama tenang. Setelah Anda merasa lebih baik, lanjutkan obrolan dan masing-masing harus mendapatkan poin yang jelas.

3. Biarkan Dia Tahu Anda Mendengarkannya
Ketika menyelesaikan masalah, jangan memperlihatkan keegoisan Anda, meski pun Anda merasa sangat benar. Biarkan dia tahu bahwa Anda mendengarkannya dengan mengatakan bahwa Anda mengerti maksudnya, tapi Anda berpikiran berbeda. Pertengkaran bisa terjadi karena satu pihak merasa dia tidak didengarkan.

4. Perhatikan Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh yang salah dapat memancing argumen. Meskipun Anda merasa kesal, tetaplah perhatikan bahasa tubuh Anda. Saat berbicara tataplah matanya serta bahu dan lutut yang menghadapnya. Sikap tubuh tersebut merupakan sinyal bahwa Anda ingin menyelesaikan masalah secara baik-baik.

(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Cara Menyelesaikan Masalah dengan Kekasih Tanpa Bertengkar

Senin, 25 Juni 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Berani mengakhiri hubungan asmara dengan pria yang salah merupakan sikap yang perlu dicontoh. Bagaimana tidak, meski Anda mencintai pria tersebut, namun Anda memilih untuk move on demi kelangsungan hidup yang lebih baik.

Masalahnya, meski sang mantan sudah jelas-jelas tidak baik untuk Anda, namun melupakan bayangan si dia masih terus menghantui. Apalagi, jika si mantan mencoba 'mengambil' hati Anda kembali, perasaan bimbang mungkin dirasakan. Namun jika memang Anda tidak ingin terjebak dengan cinta masa lalu, simak tips dari xHow2 berikut ini agar tidak jatuh cinta lagi dengan mantan.

1. Hindari Membahas Mantan Saat Bersama Teman
Agar tidak terus memikirkan mantan, sering-seringlah pergi dan bertemu. Meski sudah bersama teman, hindari selalu curhat tentang mantan. Alihkan pikiran Anda dengan mengobrol hal-hal lainnya yang lebih seru. Selain itu, Anda juga harus menyibukkan diri dengan banyak melakukan aktivitas yang Anda sukai.

2. Jangan Membayangkan yang Baik-baik dari Mantan
Mungkin Anda masih mengingat pertama kali Anda menjalin hubungan asmara, di mana hubungan terasa indah dan terasa sempurna. Hilangkan pikiran tersebut, dan ingat pengalaman yang terjadi setelah masa-masa indah tersebut. Anda putus dari kekasih pasti karena memiliki masalah. Jadi berhentilah mengingat masa-masa indah Anda dulu.

3. Jangan Coba Dekat dengan Mantan Lagi
Ketika tahu masih memiliki perasaan dengan sang mantan, jangan coba-coba mendekati si dia dengan menghubungi atau menemuinya lagi. Bukan tidak mungkin, perasaan Anda menjadi goyah dan terjebak lagi dalam hubungan yang 'salah'.

4. Hindari Pacaran dengan Salah Satu Teman Mantan
Sebaiknya carilah kekasih baru yang bukan dari lingkaran pertemanan si mantan. Karena, mau tidak mau Anda akan kembali berhadapan dengan sang mantan, yang dapat membuat Anda 'galau' lagi.


(kik/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Agar Tidak Jatuh Cinta Lagi dengan Mantan Kekasih

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Mencintai kekasih merupakan hal yang sangat wajar. Tapi dalam status yang masih pacaran, mencintai juga perlu ada batasan.

Seringkali karena terlalu menyayangi kekasih, wanita mengorbankan waktu, keluarga, teman bahkan perasaannya sendiri. Segala sesuatu yang berlebihan pasti tidak akan berakhir baik, termasuk berlebihan mencintai pasangan. Apakah Anda salah satunya? Kenali tanda-tandanya seperti yang dilansir dari Madame Noire, dan cegah sebelum hal itu merugikan Anda sendiri.

1. Selalu Bersama
Sangatlah tidak bijak apabila Anda selalu menghabiskan waktu bersama dengan si calon kekasih atau kekasih. Hal ini hanya akan membuat Anda terlihat sangat ‘mudah’ didapatkan olehnya. Meluangkan waktu bersama sudah cukup dan usahakan tetap memiliki kehidupan sosial yang terpisah.

2. Terlalu Baik pada Keluarganya
Tidak ada salahnya bersikap baik kepada keluarga kekasih dengan memberikan hadiah di momen-momen tertentu. Tetapi apabila yang Anda lakukan sudah terlewat baik maka akan menimbulkan dampak negatif. Tentu Anda tidak ingin disukai keluarga kekasih karena kado-kado yang diberikan dan jangan sampai keluarganya hanya memanfaatkan Anda. Buatlah batasan untuk diri Anda sendiri.

3. Mengesampingkan Keluarga
Banyak wanita yang sedang menjalin hubungan cinta lebih mementingkan kekasih dibandingkan keluarganya. Mencintai seseorang bukan berarti melupakan kewajiban dalam keluarga. Bagi wanita yang pernah gagal dalam pernikahan dan memiliki anak, kekasih baru adalah perubahan besar. Anda tidak bisa menomor duakan anak, dia membutuhkan perhatian lebih besar dibanding kekasih baru Anda.

4. Bersikap Selayaknya Kekasih
Ketika si dia sering kali meminta untuk membantu menyelesaikan urusannya, ada yang harus dipahami; Anda adalah pacarnya, bukan asistennya. Berikan peringatan tegas kepadanya, dan biarkan dia membuktikan diri kalau ia pantas menjadi pendamping Anda, bukan atasan Anda.

5. Terlalu ‘Mencintai’ Teman-temannya
Sekali-kali menghabiskan waktu dengan kekasih beserta teman-temannya bukan tindakan yang salah. Namun, bukan berarti Anda harus menjadi 'best friend forever' bagi setiap temannya. Ketika salah satu dari mereka memanggil Anda dengan panggilan sayang, seperti ‘baby’, beritahulah bahwa itu tidak layak. Pria akan lebih menghormati wanita yang memiliki prinsip.

6. Terlalu Awal untuk Panggilan Sayang
Setiap pasangan biasanya memiliki panggilan sayang yang hanya diketahui masing-masing. Tetapi apabila Anda memanggil pasangan dengan panggilan ‘unik’ ketika hubungan baru berjalan dua minggu, tentu ini akan membuat pasangan Anda mengerutkan dahi. Kenal lebih dalam dahulu si dia kemudian Anda bisa memanggilnya dengan panggilan yang unik.

7. Selalu Mengumbar yang Dia Lakukan Untuk Anda
Anda pasti senang ketika kekasih Anda melakukan hal-hal romatis dengan mengirim bunga atau membelikan hadiah-hadiah lainnya, tetapi bukan berarti itu semua bisa diceritakan ke semua orang. Akan dimaklumi bila Anda adalah pasangan baru, namun akan terlihat menganggu kalau Anda selalu ‘pamer’ akan hal itu. Bukankah lebih baik kalau itu menjadi rahasia Anda dan pasangan saja?

(hst/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

7 Dampak Negatif Jika Terlalu Mencintai Kekasih

Minggu, 24 Juni 2012



cinta adalah ketika
kita berjalan bersama di sore hari
kita tertawa
lalu duduk.
duduk dengan setia menunggu matahari terbenam
dan ice cream meleleh

cinta adalah
ketika kita pergi ke sebuah taman ria
lalu kita mengantri ingin naik komedi putar
lalu pulangnya kembang gula kita bungkus dua biji.

cinta adalah sebuah tawa
cinta adalah sebuah jawaban


cinta adalah sebuah
alasan
dimana kita harus menanggalkan nafsu
menanggalkan sebuah ego

cinta adalah sebuah
pertanyaan
atas dasar sebuah amarah

cinta adalah soal berbagi
cinta adalah sebuah cerita
dan
dan kamu adalah cinta untukku


Cinta



Puisi Dan Tips - Bukan berarti di awal hubungan Anda dan si dia bebas dari pertengkaran. Masalah bisa timbul yang dapat memicu keretakkan. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan tiga hal berikut yang bisa membuat sang kekasih merasa tidak nyaman, seperti dilansir Cosmopolitan Internasional.

1. Perbedaan
Salah satu hal yang dapat menghancurkan hubungan ialah perbedaan antara Anda dan pasangan. “Saya berpacaran dengan seorang gadis yang sama sekali tidak suka bertualang, sedangkan saya sangat menyukai petualangan. Saya mulai bertanya-tanya apa mungkin hubungan akan berlanjut,” tutur Glenn (33), yang berprofesi sebagai progammer, dikutip dari Cosmopolitan Amerika.

Maka dari itu, jangan sepelekan perbedaan yang ada. Jika sudah menjalin cinta, Anda berdua harus saling menghargai perbedaan tersebut. Sebagai contoh, Anda tidak suka menonton pertandingan, tapi sang kekasih sangat senang menontonnya. Untuk menghormati si dia, coba temani pasangan nonton pertandingan dan berusaha menikmatinya. Yakinkan dia kalau Anda berdua bisa mengatasi perbedaan itu.

2. Bicara Soal Penghasilan
Mungkin Anda sudah terbiasa pergi ke cafe atau restoran saat dinner berdua kekasih terdahulu. Namun sekarang, kekasih Anda mengajak makan di pinggir jalan atau rumah makan sederhana. Untuk menjaga perasaannya jangan menyindirnya mengenai penghasilan ataupun uang yang dia punya. Hal itu akan membuat dia tidak nyaman sehingga bisa meretakkan hubungan yang baru saja dibina. Untuk itu, di awal pacaran jangan terlalu sering membicarakan soal uang.

Menurut Danny (28), seorang pria yang bekerja di bidang marketing, dia putus karena kekasihnya selalu membahas soal uang, “Dia tidak ingin bekerja sama sekali, hanya mau santai mengurus anak, dan dia selalu membicarakan perjalanan mewah bersama mantannya waktu itu sehingga bikin saya tidak merasa nyaman.”

3. Berubah Menjadi Posesif
Saat pedekate, Anda begitu menjaga sikap yang membuat pria merasa senang dan nyaman. Akan tetapi, setelah menjalin hubungan, Anda berubah menjadi posesif. Setiap hari Anda mengintrogasi pasangan mengenai aktivitasnya hingga memata-matai semua akun pribadinya. Hal tersebut akan membuat pasangan risih dan memikirkan kembali kelanjutan hubungan yang baru saja dibina. Alangkah lebih baik kalau Anda tetap menghormati kehidupan pribadinya. Jika Anda ingin pasangan terbuka, tanyakan baik-baik dan bicarakan dalam keadaan santai.

Ada juga cerita dari Sam (24), seorang pria yang berprofesi sebagai karyawan bank. “Saya kencan dengan seorang wanita yang tampak anggun pada awalnya, tapi setelah pacaran dia berubah. Dia selalu membuka akun email saya sampai menuduh macam-macam. Aku jadi berpikir, ‘Apa yang terjadi dengan dia?'"


(kik/kik)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Punya Kekasih Baru? Perhatikan 3 Hal Ini



Adakah jawaban antara kerinduan dan kebencian
tentang seseorang yang telah lebih dulu meninggalkan kita
karena tak sempat aku nyatakan dalam kata
sehingga aku mati dalam hidup

Mati Dalam Hidup

Sabtu, 23 Juni 2012



Puisi Dan Tips - Memiliki kekasih yang ideal selalu menjadi dambaan setiap wanita. Pria idaman seperti itu selalu digambarkan sebagai sosok yang sempurna, tetapi faktanya tidak ada pria yang baik dalam segala hal.

Pria yang ideal bukan berarti pria yang sempurna di semua sisi. Mereka pun memiliki kekurangan. Jadi daripada terjebak dalam mitos yang salah tentang pria ideal, sebaiknya ketahui beberapa 'kepercayaan' yang sebetulnya belum tentu benar tentang pria, seperti dikutip dari Single Minded Women.

1. Sempurna dalam Segala Hal
Bila Anda mengira bahwa pria ideal adalah seorang yang sempurna, maka Anda hanya dapat menemukannya di dalam mimpi, karena Nobody’s perfect. Jika menginginkan hubungan yang realistis, Anda harus bisa menerima kekurangannya.

2. Pria Ideal yang akan Mengejar Anda
Banyak yang mengira pria yang serius suka dengan wanita akan mengejar-ngejar si wanita. Padahal belum tentu terjadi. Bisa saja si dia tipe pria yang pasif dan semakin enggan mendekati karena Anda terlalu jual mahal.

3. Selalu Romantis
Bukan berarti setiap pria pasti romantis, sekalipun dia sangat mencintai wanita. Bagi sebagian pria, romantis adalah sesuatu yang harus dipelajari. Ketika kekasih Anda tidak bisa mengekpresikan rasa sayangnya kepada Anda seperti kebanyakan pria lainnya, mintalah dia mengekspresikan dengan caranya sendiri. Itu akan menjadi hal paling romantis yang Anda rasakan.

4. Selalu Melakukan Hal yang Benar
Hal yang benar hanya ada dalam teori. Realitasnya, melakukan hal yang 'benar' akan membuat seorang pria menjadi membosankan. Membangun hubungan asmara harus saling mendengarkan kritik dan saran satu sama lain.

5. Selalu Mengalah
Pria ideal bukan berarti orang yang akan selalu mengalah dalam setiap perdebatan. Pertengkaran dalam hubungan adalah sebuah bumbu. Pasangan yang tidak pernah bertengkar kemungkinan menutupi kekesalan dengan mengalah. Tentu ini bukan hubungan yang sehat.

(kik/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

5 Mitos Keliru Tentang Pria Ideal



Puisi Dan Tips - Semua teman berkumpul atau teman sepermainan Anda sudah memiliki kekasih dan menikah. Tinggal Anda sendiri yang masih menyandang status jomblo. Berondongan pertanyaan seputar asmara pun datang menghampiri sehingga membuat Anda tak nyaman dan merasa kesepian.

Pernah mengalami hal serupa? Tak perlu risau dan memusingkan hal itu. Ketika Anda satu-satunya di lingkaran pertemanan yang masih single, hadapi keadaan dan tetap nikmati kehidupan dengan pemikiran positif. Simak tipsnya, seperti yang dikutip dari She Knows.

1. Jangan Terjebak dalam Stigma
Seringkali wanita yang masih single di usia dewasa mendapat stigma kurang mengenakkan. Misalnya, wanita single cenderung kesepian, terlalu memilih pasangan, atau usianya lebih pendek dibandingkan yang sudah punya kekasih atau menikah. Memikirkan stigma-stigma tersebut hanya akan membuat Anda semakin terpuruk. Single, bukan berarti ada sesuatu yang salah pada diri Anda. Tetaplah percaya diri saat menghadiri acara kantor, pertemuan sosial, reuni sekolah atau pesta pernikahan teman. Tunjukkan penampilan terbaik Anda, siapa tahu ada pria di sana yang menarik perhatian Anda, dan juga tertarik pada Anda.

2. Jangan Merasa Tertekan
Tentu saja, itu lebih mudah diucapkan daripada dikerjakan. Terlebih lagi jika orangtua sudah menanyakan kapan Anda punya kekasih atau calon suami, sementara teman-teman sepermainan Anda sudah berumah tangga. Tanggapi saja dengan candaan, tak perlu dianggap terlalu serius. Orangtua mungkin merasa peduli atau takut Anda merasa kesepian, tapi tunjukkan pada mereka kalau Anda bisa tetap menikmati hidup secara optimal walau belum punya pasangan. Ketika ada yang menyinggung soal punya anak, anggaplah ini memang belum waktunya Anda untuk berkeluarga. Karena Anda masih perlu banyak waktu untuk menikmati 'me time' dan mencapai karir setinggi-tingginya.

3. Dilarang Patah Semangat
Menjadi satu-satunya wanita yang masih lajang di pesta makan malam teman, atau hanya Anda yang belum berkeluarga saat menghadiri acara 'selametan' kelahiran bayi? Bukan alasan bagi Anda untuk patah semangat mencari tambatan hati. Tentu saja ada waktu di mana Anda bertanya-tanya, 'Kenapa aku belum juga menemukan pria yang tepat?' atau 'Di usia yang hampir 30 tahun ini, kenapa pendekatan cinta selalu gagal?'. Hal itu sangat lumrah muncul di pikiran Anda, tapi yakinlah ada seseorang di luar sana yang ada untuk Anda. Hanya saja belum tiba waktunya untuk bertemu.

4. Nikmati Menjadi Single
Jangan lupa, ada banyak hal positif yang bisa Anda dapatkan dengan menjadi single. Keuntungan menyandang status single adalah Anda mendapatkan kebebasan yang utuh. Anda bisa pergi bersama teman-teman hingga larut malam atau liburan ke tempat-tempat favorit tanpa ada yang komplain atau mengatur-atur.

Jika tidak ada yang menemani ke bioskop, bukan berarti Anda tidak bisa menonton film. Anda dapat menghabiskan waktu dengan mononton banyak film melalui DVD, atau, nonton film sendiri di bioskop juga tak kalah mengasyikkan!

5. Bersyukur
Bersyukurlah atas semua yang Anda miliki. Keluarga, sahabat atau bahkan binatang peliharaan yang selalu berhasil membuat Anda tersenyum. Ketika Anda menyadari bahwa Anda hanya tidak memiliki kekasih, tapi memiliki banyak orang yang mencintai Anda, maka menyandang status single bukanlah sesuatu yang harus disesali.

(hst/eny)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Single di Antara Teman yang Sudah Menikah? Ini Cara Menyikapinya

Jumat, 22 Juni 2012



Jika matamu Berat memandangku maka ringankanlah kakimu untuk prgi dariku.
Jika bibirmu trpaksa snyum pdku maka relakanlah wajahmu untuk berpaling dariku.
Jika susah untukmu melupakan kesalahku,senangkanlah lidahmu untuk menghinaku.

Tapi andai suatu hari nanti telingawmu mendengar berita kematianku.
Maka izinkanlah tnganmu mengusuh jenazahku & bisikan ketelingaku.
Bahwa kamu twlah memaafkan kesalahanku semoga kalimat terakhir itu menjadi pelita di persinggahan terakhirku.

by. Rentamama

Tinggalkan Diriku (Maafkan Aku)



Puisi Dan Tips - Ada wanita yang mudah mendapatkan kekasih, tapi ada juga sebagian yang sulit menemukan pacar. Pasti banyak wanita yang bertanya-tanya mengapa sulit memiliki kekasih?

Dilansir dari situs Love To Know, Dr. Kenneth Ryan, ahli percintaan, menyampaikan empat kesalahan yang biasanya dilakukan oleh para wanita yang menyebabkan sulit mendapatkan kekasih.

Wanita Mudah Menyerah
Wanita pada umumnya mudah menyerah, mereka menyangka tidak ada pria yang menyukainya. Sehingga membuat wanita lebih tertutup. Padahal banyak berkomunikasi merupakan kunci untuk bisa dekat dengan pria. Jika Anda aktif dipergaulan, maka banyak lawan jenis yang memperhatikan Anda.

Wanita 'Bergerak' Lebih Dulu
Trik 'jual mahal' masih perlu dipertahankan. Meski wanita boleh mendekati pria terlebih dahulu, namun mereka tetap harus tarik-ulur dalam hubungan. Wanita yang terlalu memperlihatkan rasa sukanya malah terlihat seperti pengemis cinta. Banyak pria yang justru tidak menyukai cara wanita yang seperti itu. Bagi pria wanita yang dengan mudah didapatkan, tidak menantang.

Tidak Mengetahui Tentang Pria
Banyak wanita yang tidak memahami karakter pria. Ada dasar-dasar yang harus Anda ketahui tentang pria. Seperti topik obrolan yang disukai pria. Jangan sampai Anda bergosip tentang wanita lain dengan seorang pria, apalagi dalam masa penjajakan. Selain dia tidak mengenal teman Anda, bergosip bukan lah obrolan yang disukai pria.

Cemas dengan Umur
Umur menjadi alasan banyak wanita terburu-buru menentukan pasangan hidup. Hal itu membuat wanita sering asal dan memaksakan diri. Meski pada akhirnya Anda menjalin hubungan asmara dengan si dia, namun jika belum merasa yakin maka pada akhirnya hubungan dengan mudah akan berakhir.


(kik/kik)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Kesalahan yang Membuat Wanita Sulit Dapat Pacar