Jumat, 19 Agustus 2011

Ku kembali untuk katakan, Jangan lah pernah kasih aku sebuah harapan ! Karena kepercayaan Ku tlah pergi.

Tangisan, penderitaan yg slama ini terpendam, Sampai kapanpun takkan pernah terungkap Walau nafas tlah di ujung lidah ku.

Kamu jgan lagi berpura2 bahwa Aku tak tau apa yg terjadi denganmu!
Tau kah Kamu?!

Diamnya Kamu adalah jawaban dari semua tangis yg slama ini ada.
saat aku berlumpuh sujud untuk kebahagiaan kamu disana.
Ternyata Semua sia2 saja! tak ada gunanya doa ku ini..
Tolong jangan lagi meminta diriku untuk kembali kepadamu.

Jika saja dirimu ingin merubah semua kesalahan yang lalu, aku ingin balik padamu.
tunggu !!!!! tapi tidak untuk saat ini ...
karena Langkahku semakin pasti untuk mampu menjauh dari kamu !
bahkan itu mudah kulakukan saat diriku memulai kehidupan dan lingkungan yang baru.

Ingatkah kamu saat ulang tahunku di masa itu ????
Bahkan Kamu Tak ingat sama sekali !
itu yang membuatku sangat kecewa, bagaikan kucing yang berjalan tanpa satu kaki menopangnya.

Yaa ...
sampai saat ini pun, cerita lalu masih terasa pedihnya yang menghujam keras di Hatiku.
dan kamu, kamu tak peduli apa yang saat itu aku rasakan.
Knapa tiba2 kamu datang kepadaku saat aku pulang ke kota mu ?!

seperti tumbuhan yang tiap kali berbuahnya hanya saat musim panen saja.

semua itu membuat diriku merasa .... dirimu, senyummu, bahkan perkataanmu tak lagi seperti dulu.
Kini semuanya adalah Topeng di balik kahancuran, rasa ini yang entah kapan bisa di benahi olehku.

Tapi ...
Pernahkah terlintas dipikiranmu untuk Ungkapkan maaf ?!

Sesedih apapun
Sesakit apapun

aku telah siap jalani semuanya

karena aku hanya mau ketenangan hidup agar kewajibanku tak terganggu oleh bayangan semu itu!

Pesan Terakhirku hanyalah kata2 yang dulu pernah ku ucapkan padamu,

JALANILAH APA YANG TERLINTAS DALAM HATI NURANI MU, YANG BISA KAMU MILIKI DENGAN TULUS.

KINI JANJIKU UNTUK MENJAUH DARIMU TELAH KU TEPATI, KITA BERADA PADA DUA PULAU YANG SALING BERSEBRANGAN

Sampai bertemu di masa depan, masa dimana masing2 dari kita telah memiliki pasangan hidup. 

UNGKAPAN HATI

Bertahun-tahun sudah ku lalui semua ini...
aku tau ku telah salah jalan, 

sehingga banyak yg ku lakukan tidak sesuai dengan yg ku harapkan
kini ku ingin kembali menapaki jalan yg dulu pernah aku tinggalkan.


kau pasti tau betapa sulit itu kulakukan 

namun ku harus melakukannya agar aku tak salah jalan lagi.

dulu kita bersenang-senang bersama
dulu kita tertawa bersama
dulu kita punya cerita tentang kita
dulu dan dulu selalu dulu yg ada dalam kenangan aku


karena kini kita telah memiliki jalan kita masing-masing


kau kini telah bahagia dan berhasil dengan cita-cita mu
kau kini telah bisa tersenyum melihat jerih payah mu selama ini
kau kini telah jauh meninggalkan ku di belakang


bukan, bukan salah mu ini semua terjadi
tapi ini semua terjadi karena salah ku sendiri
aku lah yg pergi ke jalan yg berbeda dengan yg engkau lalui dulu
aku kini hanya bisa menyesali dengan keputusan yg dulu ku ambil


apa kau tau teman bagaimana kondisi ku kini?
apa kau pernah bertanya bagaimana kondisi ku kini?
teman kini ku hanya bisa menangis di kala malam sendiri
teman kini ku ketakutan akan masa depan ku sendiri
dan aku selalu terlihat sebagai pembohong terhadap diri ku sendiri
teman aku bertanya pada mu "masih ada kah jalan untuk aku kembali?"


aku sangat ingin kembali tapi aku takut
aku takut menghadapi kenyataan dalam hidup ku ini
aku terlalu penakut sebagai orang yg menginginkan kebahagiaan
kau tau teman kini aku iri melihat kebahagaian mu?
kau tau teman kini aku merasa seolah aku tak punya teman?

mungkin kau akan berkata "TETAP SEMANGAT" kepada ku
tapi kemana aku harus mencari "SEMANGAT" itu?
aku kini sendiri dan aku takut dengan kesendirian ku ini

kini aku hanya bisa TERSENYUM WALAU HATI KU MENANGIS.



By. samyuli 

HANYA UNGKAPAN HATI

Perempuan itu ..

Sakit tetapi tetap tegar ..
Kecewa tetapi tetap sabar ..
Hatinya menangis tetapi masih bisa tersenyum sambil berkata aku baik" saja ..
Bilang ga butuh padahal butuh ..

Perempuan itu ..

Paling ga suka kalau :
cerita panjang lebar cuma di jawab dengan kata *Oh*
Bosen dengar cerita cowok kita tentang mantannya ..
paling males kalau di sama"in sama mantannya ..

Perasaan cewek itu lembut banget, kalau sekali di sakitin rasanya sakit bgt,apalagi kalau sampai terluka. Makanya perempuan itu suka nangis . tapi perempuan nangis bukan karena dia cengeng .. dia nangis karena dia punya hati dia punya perasaan .. karena lewat air matalah dia mengungkapkan semua keluh kesahnya ..

Cewek emang kalah kekuatan fisik sama cowok .. tapi cowok kalah kekuatan hati dari cewek


NB : Untuk itu jagalah perasaan seorang perempuan .


By. aphut

ISI HATI SEORANG PEREMPUAN

Kamis, 18 Agustus 2011

Penantian terkadang membosankan
Menunggu lama pasti membuat jemu
Untaian kata manis terhampar agar ku bertahan
Tak dapat jua tenangkan hati ini

Ku tak mengerti mengapakah ku bertahan
Bilamana hanya kosong hampa ku dapat
Selalu jadi misteri besar dalam diriku
Telah ku jelajahi dunia tuk cari alasannya

Akankah suatu saat kutemui alasannya
Agar resah lara jiwa terbebas
Mencari, hanya sebuah alasan
Yang mungkin kosong tak bermakna

MENANTI, ENTAH UNTUK APA...

Keraguan mulai terasa
Khayalku semu akan dirimu
Harapan tak jua bertemu kenyataan
Jikalau ku haruslah pergi, apalah daya ini

Cinta tak kunjung berbalas
Menghadirkan kegalauan
Akankah langit menjawab
Secercah asa dalam rapuhnya jiwa

Kucoba berlari menerjang fobia
Tak pernah kuraih dirimu
Kuingin akhiri sedu sedan ini
Tak pernah berujung menyibak galau

Kapankah bahagia menjemput
Sebab hati telah luluh, jiwa hampir rapuh
Semua karena rasa ini begitu dalam padamu
Bagiku, kau bagaikan pelita dari keindahan surga

Andai cintaku bertepuk sebelah tangan
Kupasrahkan jiwa dan raga ini pada sang takdir
Namun, bolehlah jikalau adinda berkenan
Kutitipkan sebuah hati penuh cinta padamu

PENANTIAN CINTA

memang harus selalu begini...
tersakiti dalam kesendirian...
merindukan kasih sayang yg sering kali membuangku...

acap kali aku berkhayal...
mengenggam semua dalam kuatku...
namun semuanya tetap terkikis waktu...

hatiku yg memar kemudian kau tikam!!!
hingga tak bisa menyadari apakah ini rasa sakit???
terkagum akan kelakuanmu~

jika memang harus dgn cara ini kau mengakhirinya!!!
mengapa harus aku yg kau pilih???
blm cukup kering luka masa lalu ku...
kau datang dan menyayatnya kembali...

apakah memang luka yg menjadi takdirku...
yang kegagalan dalam ke sia-sia an menjadi akhirnya...
dan segala khayalku yg indah tentang cinta mnjadi awalnya...


By. Imux

JIKA HATI BISA BERKATA

Jika memang kau ingin pergi..pergilah..
Aku tak kan membelenggumu di sini..
Jika dengan bersamaku tak kau temui kebahagiaan
Aku rela melepasmu..

Pergilah..terbanglah..
Kini kau bebas..
Carilah kebahagiaan mu di luar sana..
Aku tak kan memaksamu ada di sisiku..

Aku tahu, selama bersamaku aku hanya mengecewakan mu..
Kini pergilah..
Agar kau dapat meraih kebahagiaanmu..
Aku hanya akan jadi rintangan untukmu..

Biarkan aku memandang tawamu dari jauh..
Meskipun untuk melihat tawamu
Aku harus mengorbankan senyumanku
Aku tak kan mengeluh..


By. familyzoo

MELEPASKAN SENYUMKU

Jangan dulu pejamkan matamu
saat kau masih mengingatku
ku lelaki yang kan melupakanmu

hentikan nafasku dari hidupmu
sungguh kurasakan kehilangan ini
masih kurindukan angan-angan ini
saat bersamamu...

aku harapkan malam ini
aku mampu melupakanmu
saat ku bermimpi
menembus khayalku...

ingin aku rasakan..
kesendirian ini
biarlah kurasakan lelahku
yang tak lagi mencintaimu...

kuatkan hatiku saatku melupakanmu
biarlah kurasakan yang tak ingin kurasakan
letih hati ini tak kan pernah terasa lagi
saat nanti kau tak kembali...


By. Imux

HENTIKAN NAFASKU

Senin, 15 Agustus 2011


Ramadhan yang sepi..
tepat adzan magrib berkumandang dan di saat itu juga hati ini merasakan ada yang kurang,
ga tau kenapa aku ingat ibuku..
ibu... maafkan aku ya?? dulu aku hanya nyusahin ibu, dan aku ga pernah sedikit pun berfikir perasaan ibu :'(

yang aku pikirin saat itu hanya keinginanku, apa yang ku minta harus ada.

pas buka puasa aku hanya bisa ngambek sama ibu, kalau apa yang aku minta ga di beliin..
walapun smua makanan buka puasa sudah ada, tapi ttp aja aku masih ngambek dan ga mau makan.
nasihat ibu sekarang jadi nyata, dulu aku hanya bisa cuek bebek dengerin nasihat ibu.
tapi sekarang aku merasakannya ....

for Ibuku
Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
semoga semua itu tak akan pernah layu!

Ibu…

Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!



"IBU" selalu cerewet
-prnhkah kta ngomel wkt dia crwet?
jwb: prnah.

-pernhkah kita cuekin dia?
jwb: prnah.

-pernahkah kita mikir apa yg dia pikirkan?
jwb: gak.

-sbnar'a apa yg dia pkirkn?
jwb: takut
yaitu: takut ga bsa liat kita senyum,nangis,ktawa & takut ga bsa ngajar kita lg karena wktunya singkat.
saat "ibu" menutup mata.
ga ada lg yangg cerewet,
saat kita nangis manggil2 dia.
apa yg dia blas?
Dia hanya berbaring & cuma diam.
tapi bayangannya ttp disamping & berkata:
"anak ku jgn nangis ibu msih disini, dhati kecilmu, ibu sayang km"

Itulah sosok ibu... dia tidak pernah sedikit pun lelah menjaga anaknya..
bagaimana pun sikap anaknya terhadap ibu. :'(

KANGEN (curhat dikit)

Sabtu, 13 Agustus 2011

Hidup ternyata ga selamanya sesuai dengan apa yang kita harapkan...
terkadang ketika dulu kita sedang menjalani suatu hubungan, 
padahal kita mungkin tau akhirnya akan seperti apa(well..antara putus dan engga)
tapi kita tetap berkomitmen untuk tetap menjaga dan kita tetap menjaga kesetian akan komitmen kita, ternyata kita saja engga cukup ...

mau engga mau pada kenyataannya dalam suatu hubungan itu ada 2 orang, yang notabene sikapnya mau semirip apapun, tapi tetep pasti ada "PERBEDAAN"

ya kita sudah bisa mengerti lah...
ketika kita benar2 ingin menjaga komitmen tersebut, 
dan berusaha semaksimal mungkin, 
tapi ketika pasangan kita berkata dan bersikap beda dari apa yang kita lakukan..
kita engga bisa melakukan apa-apa lagi... ( ga usah bersedih)

disaat kamu terjatuh seperti ini (anggep aja dah jatoh dari sepeda akibat baru belajar naek sepeda itu) 
Disinilah kamu akan diliat sama orang lain, orang lain akan liat kamu, bagaimana sikap kamu ketika kamu sedang terjatuh...
apakah kamu nangis merengek2 dan trauma untuk belajar kembali??
atau kamu bangkit ambil sepeda itu,?? 
meskipun mengeluarkan air mata tanpa nangis, dan terseyum...

Ayo coba lagi kali aja kedepan engga jatoh lagi..namanya juga belajar" meskipun dalam hati kamu nahan rasa sakit itu... 

Emang sakit nya ya kerasa sakit banget, harus kuat dan ngalahin sama sifat gelap dan lemahnya hati.. 
Karena aku jg ngalamin hal kaya gtu kok ... 


NB:  for yang habis di selingkuhin ... Nikmatin sakit itu ya... sebagaimana dulu kau pernah nyakitin mantan kamu... rasa sesal itu kini sudah tiada arti !!

ISENG AJA

ingatkah engkau hari itu
hari yang kelabu
hari yang penuh dengan tragedi
antara engkau dia dan aku
hari ini sama dengan hari itu
kecewa itu kembali merenggut jiwa
mata ini kembali dibendung air mata
ketika mata menerawang memandang diri mu
haruskah aku mengucap diri
yang telah engkau ingkari sendiri
haruskah bibir mu bersumpah seperti dulu
yang akhirnya membuat resah
mengapa aku selalu kau sakiti
sementara dirinya kau kasihi
apakah ini yang kau bilang cinta suci
jika hati mu selalu kau bagi.



Sumber: http://bangjal.blogspot.com/2011/02/lupakan-aku-puisi.html





LUPAKAN AKU [PUISI]

Kamis, 11 Agustus 2011

Bahkan laut luas tak dapat menggambarkan
jarak antara hatimu dan kedua kaki ini

berenanglah engkau ke permukaan
agar aku dapat melihat
bahkan dapat merasa organ tubuhmu
yang mengandung buih misteri

aku akan tetap berdiri
aku coba belajar merasakan
bukan dengan kaki tapi hati.

TAHUKAH KAMU?

Dia yang selalu menuliskan huruf dan kata-kata
dari pikiranku ataupun yang aku rasa
rindu yang telah lama bersemi kini semakin berseri
tak heran diriku bila hal itu terjadi
karna aku telah menunjuk satu hati
hatimulah yang selalu bersemi dikedalamannya
dalam lubuk hati
dan dalam lubuk jiwa
sungguh begitu berartinya pena bagiku
karna dia yang dapat menyampaikannya
dikala aku tak dapat lagi berbicara
bahkan aku tiada
dialah yang dapat mencoret kertas bahkan hati
karna dia akan mengukir dengan dalam
kata-kata hati dan pikiranku.

PENA HATIKU

maaf jika aku harus pergi, 
dan memang benar-benar pergi, 
karena aku hanya tak ingin melihat air mata itu jatuh kembali, 
karena kaulah satu-satunya rapuh yang ingin kujaga,
lalu kurengkuh dan takkan kubiarkan jatuh.

Tak usah kau tanyakan kurasa sakit atau tidak, 
karena kau adalah rusuk yg melindungi jantungku 
sampai kurasakan serambiku bergeser 
karena memuat dua katup dlm sebuah dada.

Jantungmu ada di sini! Di dadaku! 
Kurasakan semua denyutnya tanpa perlu kata-kata.
Tahukah rasanya kau bagaimana bila kehilangan jantungmu? 
Dadamu pasti berderak retak terbelah.

Nah, bagaimana dengan dadaku yg menyimpan jantung dua.
Bagaimana jadinya bila jantung yang sebiji itu pergi?
Pasti jantung yang sebijinya lagi sekarat mati. 
Karena mereka saling memompa darah dari katup ke katup 
dengan dihubungkan sebuah jembatan. CINTA

Ah seandainya kita terbangun di pagi hari, 
lalu mesin waktu itu ada disini, 
maka izinkan aku untuk memulai lagi, 
meniti cerita ini lagi, dan semoga akan memiliki akhir yang jauh lebih baik dari ini, 
tapi memang tidak ada ya...

karena yang tersisa sekarang hanyalah bayanganmu 
dan sepotong kenangan, dan akhirnya pergi 
memang menjadi satu-satunya solusi, 
maafkan aku lagi, karena kuambil pilihan ini sekali lagi.. 

MAAFKAN AKU

Bercerita tentang dirimu
adalah sebuah imaji
merupakan sepotong mimpi
seperti mengejar sunyi
hanya sebaris ilusi

entah kenapa aku tetap tidak berhenti
mencoba merengkuhmu
melewati batas waktu dan ragu
apakah aku salah jika aku menginginkanmu, sayang?
Kendati aku tahu aku cukuplah seseorang
sedangkan artimu bagiku takkan pernah kurang dari hidupku, memang

kuharap kau tahu
saat ini aku sedang berevolusi
mencoba bertransformasi
meregang diri sepenuh hati
hanya untuk dirimu, Putri

TENTANGMU

Salahkah jika kini ku merindukanmu?
Jika kini ku mencintaimu?
Bukankah dulu ku tak pernah mengharapkanmu,
Bukankah dulu ku tak inginkan kehadiranmu,
Hingga kaupun lelah mengejar cintaku,
Tapi kini tlah berbeda,,,
Aku yang slalu merindumu,
Aku yang menginginkan cintamu,
Sedangkan kau kini tlah bersamanya,
Andai ku bisa mengulang waktu,
Takkan pernah Ku sia-siakan cintamu,
Biarlah kini ku pendam rasaku,
bersama sesal yang tak pernah terhapuskan oleh waktu.

PENYESALAN