Jumat, 29 Juni 2012

Puisi Dan Tips


Puisi Dan Tips - Setelah putus, banyak pria dan wanita yang masih menjalin kedekatan. Hal itu karena mereka belum terbiasa hidup masing-masing.

Ketika masih saling berhubungan, banyak orang yang merasa tenang dan sedikit-banyak berharap bisa kembali ke pelukan sang mantan. Namun yang kerap membuat galau adalah ketika memiliki harapan untuk bisa kembali kepada mantan, tiba-tiba ia malah menjauh. Apa alasannya?

Alasan terbesar pria menjauh dari mantan kekasihnya adalah ia memilih menjalani hidupnya sendiri alias move on. Banyak hal yang membut pria move on.

Pertama ia telah menemukan pengganti Anda, merasa lebih nyaman dengan teman-temannya atau hobinya atau dia sadar bahwa jika masih dekat dengan Anda hanya akan membuang-buang waktunya saja.

Kalau sudah begitu, tentu perasaan sedih, galau dan merana menjadi satu. Agar tidak larut dalam kondisi seperti itu, simak tipsnya berikut ini.

1. Bersikap Tenang
Kalaupun Anda sedih, jangan tunjukkan kepada mantan. Anda harus terlihat baik-baik saja setelah 'ditinggal' olehnya. Jangan meluapkan kekesalan Anda atau menunjukkan kegalauan lewat media sosial. Itu membuat pria merasa dikejar-kejar oleh fans, dan ia akan menikmati itu.

2. Menerima Kenyataan
Ingat, Anda sudah tidak memiliki kontrol lagi dari setiap tindakannya. Ketika dia memutuskan untuk menjauh, Anda tidak bisa marah padanya karena memang status kalian yang sudah putus. Daripada bertanya-tanya atau menyesali keadaan, sebaiknya terima kenyataan bahwa Anda dan pasangan memang telah mengakhiri hubungan. Masih dekat dengan mantan setelah putus bisa dikatakan 'move on' yang tertunda, jadi sewaktu-waktu Anda atau dia bisa saja saling meninggalkan.

3. Jangan Salahkan Diri Sendiri
Tidak ada gunanya menyalahkan diri karena hubungan telah benar-benar berakhir. Hubungan yang baik terjadi karena keduabelah pihak yang menjadikannya. Begitupula bila hubungan tersebut buruk, maka keduanya ikut andil dalam 'perpecahan'. Jadi, berhentilah menyalahkan diri sendiri dan menyesal dengan apa yang telah terjadi.

4. Tumpahkan Seluruh Perasaan
Anda harus mengeluarkan seluruh perasaan sedih, marah, tidak terima dan galau agar membuat perasaan lebih tenang. Ceritakan kegalauan Anda tersebut pada sahabat atau menuliskannya di diary. Namun ingat, jangan menuangkannya lewat media sosial seperti Twitter dan Facebook. Selain Anda terlihat lemah, itu bisa menunjukkan Anda sedang mencari-cari perhatian.

5. Mencari Pelarian
Ketika tahu dia telah move on, Anda pun harus melakukannya. Caranya dengan mencari pelarian. Mencari pelarian bukan hanya dekat dengan pria baru, tapi juga menyibukkan diri dengan melakukan hobi atau berkumpul dengan teman. Ketika pikiran Anda teralihkan dari sang mantan, maka Anda lebih cepat untuk bisa melanjutkan hidup.


(kik/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Agar Tidak Galau Karena Mantan Kekasih Tiba-tiba Menjauh



Puisi Dan Tips - Memacari pria yang memiliki sifat egois memang sebuah tantangan tersendiri. Seringkali kita dibuat kesal dengan sikapnya yang tidak mau mengalah dan hanya mementingkan diri sendiri.

Tanda-tanda pria egois adalah selalu membicarakan tentang dirinya, mimpi-mimpinya dan apa dia ingin diperlakukan dalam hubungan tanpa menanyakan Anda balik. Setiap tindakannya pun hanya yang berhubungan dengannya, tanpa memikirkan imbasnya untuk Anda.

Pria yang egois, juga kurang bisa mendengar kekasihnya dengan baik, karena biasanya mereka tidak suka dikritik atau dinasehati. Semua itu karena dia merasa benar. Anda pasti sering kesal dibuatnya. Inilah cara menghadapi kekasih yang egois.

1. Bicarakan Tentang Perasaan Anda
Dalam suasana yang santai, bicarakan perasaan Anda dengannya. Jelaskan bagaimana tindakannya dapat mempengaruhi Anda. Jika perlu, beri contoh atas sikapnya yang egois dan betapa itu menyakiti Anda.

2. Minta Dia untuk Berubah
Hubungan asmara akan berhasil jika keduanya bisa saling berkorban dengan melakukan perubahan-perubahan kecil. Dia mungkin berpikir bahwa tidak ada yang perlu diubah dari dirinya, dia juga menyangka bahwa hubungan akan berhasil sesuai dengan sikapnya, pada itu tidak benar. Katakan padanya, hubungan akan berhasil jika mau sedikit mengalah.

3. Tunjukkan Ketidakpedulian
Marah karena sikapnya yang egois tidak akan berdampak banyak baginya. Malahan, dia bisa merasa Anda berlebihan. Jika ia kembali bersikap egois, tunjukkanlah ketidakpedulian Anda. Misalnya, saat akan berkencan dan dia terlambat menjemput, tinggalkan dia dan tinggalkan pesan kepada orang rumah bahwa Anda telah pergi bersama teman Anda karena dia tidak datang. Dengan begitu, si dia merasakan ketidakpedulian Anda. Dengan begitu, dia lebih memahami bagaimana perasaan Adna Anda ketika dia bertindak egois. Ini akan membantunya lebih sensitif dengan Anda.

4. Jangan Selalu Sediakan Waktu Untuknya
Jangan biarkan Anda menjadi pilihan terakhirnya. Jika dia membatalkan kencan beberapa jam sebelumnya dan dia menjadwal ulang kencan. Katakan padanya bahwa Anda kecewa dan Anda tidak bisa melakukan kencan sesuai maunya. Tunjukkan bahwa Anda tidak 'mengemis' untuk bertemu dengannya.

5. Beri Pujian Jika Ia Mulai Berubah
Jika ada kemajuan darinya, berikan pujian dan ungkapkan perasaan senang Anda. Dengan begitu, dia merasa dihargai dan perubahan kecilnya bisa membuat kekasihnya lebih bahagia.

6. Memiliki Dunia Sendiri
Orang yang egois memiliki 'ruang' sendiri untuk dirinya. Anda pun harus melakukan itu, daripada berusaha untuk diperhatikan, sebaiknya singkirkan perasaan-perasaan galau dan bersosialisasi lah. Anda juga harus memiliki dunia sendiri, dengan berkumpul bersama teman, melakukan hobi atau kegiatan menyenangkan lainnya tanpa melibatkannya. Hal itu menunjukkan bahwa Anda merasa baik-baik saja tanpanya.

7. 'Break' Sementara Waktu
Setelah semua upaya Anda lakukan, tapi dia tidak juga berubah. Pertimbangkan untuk meninjau kembali hubungan Anda. Mintalah dia untuk mengambil waktu sendiri dan memikirkan sikapnya yang berdampak buruk pada hubungan. Dengan begitu, dia akan menghargai saat-saat bersama Anda. Jika memang sulit diubah dan Anda merasa lelah dengan hubungan tersebut, Anda pantas mendapatkan pria yang lebih baik.

(kik/eya)


Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

Tips Menghadapi Kekasih yang Egois

puisi dan tips


Puisi Dan TIps - Tidak bisa dipungkiri saat ini cukup banyak pasangan yang menjalani hubungan asmara dengan perbedaan usia cukup jauh. Perbedaan usia dalam sebuah hubungan tidak bisa dibilang mudah untuk diatasi. Apakah Anda juga mengalaminya?

Perbedaan pola pikir serta stigma dari lingkungan karena terpaut usia yang cukup jauh terkadang menjadi kendala dalam hubungan. Kebimbangan pun kerap menghampiri karena Anda merasa tidak yakin dengan hubungan tersebut. Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah dalam hubungan dengan pasangan yang jauh lebih tua dari Anda, dilansir dari All Women Stalk.

1. Jangan Terpaku Pada Usia
Usia hanyalah sebuah angka, kedewasaan seseorang tidak bisa diukur dari umurnya. Mungkin saja Anda berumur 21 sedangkan kekasih 30, tetapi itu tidak akan menjadi kendala yang berarti bila ada saling pengertian satu sama lain. Semua tergantung pada kepribadian Anda dan pasangan, bukan karena usia.

2. Sadar akan Perbedaan Usia
Tantangan berikutnya bagi Anda yang memiliki kekasih dengan perbedaan umur 10- 15 tahun adalah perbedaan generasi. Sekali lagi ini semua tergantung kepada kepribadian Anda berdua. Mungkin akan lebih mudah apabila pasangan mau mengenal dan mempelajari apa yang ada di generasi Anda, lebih sabarlah dalam mengajarkan kepadanya. Begitupun sebaliknya, Anda harus mau mengenal dan memperlajari budaya, nilai atau aturan yang ada di generasinya.

3. Cari Lebih Banyak Persamaan
Perbedaan umur yang jauh tidak berarti membuat semuanya berbeda. Anda memilih dia menjadi kekasih karena ada kecocokan. Walaupun persamaan itu tidak banyak, tapi berusahalah mencari apa saja yang Anda dan si dia suka, atau prinsip serta pandangan yang sama tentang sesuatu hal. Namun jangan juga terlalu fokus mencari persamaan karena hanya akan membuat stres. Adanya perbedaan juga bisa membuat jalinan asmara Anda lebih berwarna.

4. Temukan Alasan Anda Memilihnya
Jangan pernah berada dalam suatu hubungan dengan alasan yang salah. Alasan seperti karena dia kaya atau hanya karena merasa kasihan kepadanya hanya akan membuat Anda tidak bahagia pada akhirnya. Temukan alasan yang tepat, dan pastikan ada cinta di dalamnya.

5. Jangan Membedakan Hubungan 'Ini' dengan yang 'Lainnya'
Tentu dalam hubungan ada kekhususan masing-masing, tetapi hindarilah membedakannya karena perbedaan usia Anda dengan pasangan. Perlakukan si dia sama dengan ketika Anda memiliki pasangan yang seusia dulunya. Ini akan lebih memudahkan perjalanan kisah cinta Anda berdua.

6. Pastikan Hubungan Anda Kuat
Hal ini tidak hanya kepada pasangan yang berbeda usia saja, tetapi berlaku juga kepada pasangan yang seumur. Memastikan kedekatan dan hubungan emosional yang kuat akan membuat Anda merasa aman karena ada dia yang akan berada di samping untuk melewati segala masalah, terutama gosip tak sedap dari orang sekitar.

7. Minta Dukungan Keluarga dan Teman
Banyak sekali kontroversi mengenai kisah cinta beda usia, tetapi bukan berarti Anda dilarang untuk berhubungan dengan pria yang 10 tahun umurnya lebih tua. Mintalah keluarga dan teman untuk memahami hubungan kalian, dan buatlah mereka yakin bahwa ini bener-benar pilihan Anda.

8. Yakinkan Diri
Anda harus yakin terhadap hubungan yang dijalani. Apabila Anda menyukai pria yang lebih tua, jangan malu. Semua keputusan tentang siapa orang yang akan dipilih untuk saling berbagi cinta dan kasih sayang adalah hak Anda. Tak perlu menggubris omongan negatif dari orang lain yang tidak memahami hubungan kalian.

(hst/hst)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com

8 Tips Berpacaran dengan Pria yang Usianya Jauh Lebih Tua